Breaking News:

Ramadan 2021

Minum Obat Penunda Haid Agar Bisa Puasa Sebulan Penuh saat Ramadan, Bagaimana Hukumnya?

Meminum obat agar haidnya tertunda demi bisa menjalani puasa selama sebulan Ramadan, bagaimana hukumnya?

Editor: Muji Lestari
Freepik
Ilustrasi. Hukum minum obat penunda haid agar bisa puasa sebulan penuh, bagaimana hukumnya? 

TRIBUNJAKARTA.COM - Menstruasi atau haid adalah siklus bulanan yang rutin dialami kaum hawa.

Saat mendapatkan tamu bulanan Islam mengajarkan perempuan tidak diwajibkan puasa tapi harus menggantinya di hari lain.

Berikut beberapa orang yang diberi keringanan dan boleh tidak berpuasa menurut Tuntunan Ibadah pada Bulan Ramadhan milik Muhammadiyah yang terbit pada 2011:

1. Orang yang diwajibkan berpuasa Ramadhan adalah semua muslimin dan muslimat yang mukallaf.

2. Orang yang tidak diwajibkan berpuasa Ramadhan, dan wajib mengganti puasanya di luar bulan Ramadhan adalah perempuan yang mengalami haid dan nifas di bulan Ramadhan.

Para ulama telah sepakat hukum nifas dalam hal puasa sama dengan haid.

Baca juga: Sahkah Puasa kita Jika Tidak Sahur dan Lupa Baca Niat? Ini Kata Buya Yahya

Ini berdasarkan Hadits Nabi Muhammad saw:

اَ إِيذ َ سْيَلَ أَمَّلَسَ هِي و ْيَلَ عُ اللهَّلَ اللهِي ص ُلْوُسَ رَالَ ق . [رواهَلَا بَنْلُ قْمُصَ تْمَلَ وِّلَصُ تْمَ لْتَاضَ ح البخاري].

Artinya: "Rasulullah saw bersabda: Bukankah wanita itu jika sedang haidl, tidak shalat dan tidak berpuasa? Mereka menjawab: Ya." (HR. Al Bukhari)

Secara medis, menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh wanita. 

Baca juga: Bacaan Doa Buka Puasa Dilengkapi Latin dan Artinya, Disertai Hal-hal yang Membatalkan Puasa

Baca juga: 8 Hal Ini Ternyata Bisa Bikin Pahala Puasa Ramadan Berkurang, Apa Saja?

Baca juga: 10 Amalan untuk Menjemput Jodoh di Bulan Ramadan, Para Jomblo Wajib Tahu!

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved