Breaking News:

Survei: Sebanyak 38,9 Persen Publik Puas dengan Kinerja Anies

Alfian mengatakan, harus ada gebrakan yang dirasakan publik jika Anies berencana maju kembali dalam Pilkada DKI Jakarta

ISTIMEWA
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan dalam C40 Mayoral Webinar secara daring dengan tema pembahasan terkait vaksinasi Covid-19, Kamis (18/3/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Temuan survei yang dilakukan Jakarta Research Center (JRC) menunjukkan kepuasan publik terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebesar 38,9 persen.

“Kepuasan publik terhadap Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta tak sampai 40 persen,” kata Direktur Komunikasi JRC Alfian P di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Sementara ketidakpuasan mencapai 53,0 persen, dan sisanya tidak/tahu jawab sebesar 8,1 persen.

Baca juga: Pesimis Anies Bisa Tuntaskan Janji Kampanye, Pimpinan DPRD: Maksimalkan Saja

Alfian mengatakan, harus ada gebrakan yang dirasakan publik jika Anies berencana maju kembali dalam Pilkada DKI Jakarta, ataupun menuju panggung politik nasional.

Diketahui, Anies diunggulkan masuk dalam berbagai survei Pilpres 2024.

Tapi rendahnya tingkat kepuasan publik selama Anies memimpin DKI Jakarta, dinilai belum bisa menjadi batu sandungan bagi Anies jika ingin melangkah ke tingkat nasional.

Menurut Alfian, strategi Anies untuk meniru Jokowi yang sebelumnya menjadi Gubernur DKI Jakarta lalu menang Pilpres 2014 dan 2019 tidak bisa di-copy paste.

Sebagai catatan, Jokowi sendiri hanya menjabat setengah periode di DKI Jakarta.

Sebaliknya, Anies akan mengakhiri periode pemerintahannya pada 2022 mendatang.

Baca juga: DPRD DKI Kritik Anies Baswedan soal Tugu Sepeda yang Kisarannya Rp800 Juta: Apa Bagusnya

Jadwal Pilkada, apakah akan tetap diselenggarakan pada 2022 atau ditunda tahun 2024, semakin mempersulit langkah Anies untuk memanfaatkan panggung politik di DKI Jakarta.

“Kalaupun Anies berniat maju kembali dalam Pilkada DKI Jakarta, ataupun maju Pilpres 2024, harus ada gebrakan luar biasa dalam sisa pemerintahannya yang tinggal satu setengah tahun di DKI Jakarta,” kata Alfian.

Untuk diketahui, hasil Survei Jakarta Research Center (JRC) dilakukan pada 1-10 April 2021, secara tatap muka kepada 800 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta.

Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error ±3,4 persen dan pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved