Breaking News:

Ramadan 2021

Masjid Jami Attaqwa, Simbol Kota Santri Kampung Ujung Harapan Bekasi & Pusat Peradaban Ujung Malang

Berdiri megah berdekatan dengan simpang Pasar Ciplak, Jalan KH Noer Ali, Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR
Masjid Jami Attaqwa di Komplek Pondok Pesantren Attaqwa Putra Jalan KH Noer Ali Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. 

Pada tahun 1940, KH Noer Ali yang baru pulang dari menuntut ilmu di Mekah langsung merintis Pondok Pesantren sekaligus mendirikan masjid.

Baca juga: MUI Kota Bekasi: Sebagian Besar Masjid Sudah Laksanakan Prokes saat Tarawih Ramadan 2021

"Al-Magfurlah bapak KH Noer Ali memang memiliki konsep, mendirikan pusat penyebaran agama lewat masjid," kata Sekretaris Jenderal Pondok Pesantren Attaqwa Putra Ustaz Anis Abdul Quddus.

Dia menceritakan, hingga saat ini konsep dasar yang ditanamkan KH Noer Ali terus melekat dalam kehidupan sehari-hari umat islam di Ujung Harapan.

Masjid Jami Attaqwa di Komplek Pondok Pesantren Attaqwa Putra Jalan KH Noer Ali Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Masjid Jami Attaqwa di Komplek Pondok Pesantren Attaqwa Putra Jalan KH Noer Ali Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Bahkan, pengembangan cabang Pondok Pesantren Attaqwa sudah dilakukan dengan konsep yang sama, mendirikan masjid lalu mebangun pusat pendidikan.

"Jadi dulu itu sekolah di masjid, sampai sekarang pendirian cabang masih seperti itu didahulukan dengan mendirikan masjid lalu sekolah," tegas dia.

Bangunan Masjid Jami Attaqwa sudah beberapa kali mendapat pemugaran. Terakhir, pemugaran dilakukan secara besar-besaran dengan memperluas area masjid.

"Dulu bangunannya tidak seperti ini, bangunan yang sekarang sudah hasil pemugaran, area dalam masjid juga diperluas sehingga bisa menampung lebih banyam orang," tuturnya.

Di bulan suci Ramadan, aktivitas masjid tidak jauh berbeda dengan hari-hari biasa pada umumnya. Masjid Jami Attaqwa menjadi pusat kegiatan santri untuk beribadah.

Baca juga: Mantan Pesepak Bola Persija Jakarta Nuralim Sudah Tidak Lagi Tercatat Sebagai TKK Pemkot Bekasi

Masjid Jami Attaqwa di Komplek Pondok Pesantren Attaqwa Putra Jalan KH Noer Ali Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Masjid Jami Attaqwa di Komplek Pondok Pesantren Attaqwa Putra Jalan KH Noer Ali Ujung Harapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

 

Hanya saja di bulan suci Ramadan tahun ini, aktivitas untuk masyarakat umum sedikit dibatasi guna mematuhi protokol kesehatan.

"Kalau sekarang karena kondisi Covid-19, tarawih hanya untuk satri saja jemaah yang datang, jemaah dari luar tidak ada, paling hanya salat Jumat saja baru kami buka jemaah dari luar ikut salat berjemaah," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved