Sidang Rizieq Shihab

Bantah Halangi Satgas Covid-19, Rizieq Shihab Sebut Pondok Pesantrennya Terapkan Lockdown

Rizieq Shihab membantah disebut menghalangi Satgas Covid-19 Kab Bogor saat hendak melakukan rapid tes di lingkungan Pondok Pesantren Alam Agrokultural

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino
Rizieq Shihab saat dihadirkan sebagai terdakwa dalam kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (19/4/2021) - Rizieq Shihab membantah disebut menghalangi Satgas Covid-19 Kab Bogor saat hendak melakukan rapid tes di lingkungan Pondok Pesantren Alam Agrokultural 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Rizieq Shihab membantah disebut menghalangi Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor saat hendak melakukan rapid test di lingkungan Pondok Pesantren Alam Agrokultural.

Dalam sidang pemeriksaan saksi kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Bogor, Rizieq mengatakan alasan Satgas Covid-19 tidak diperkenankan masuk.

Pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur awalnya dia menyampaikan bahwa di masa pandemi Covid-19 aktivitas di Pesantren tetap berjalan sesuai protokol kesehatan.

"Syaratnya tidak boleh dikunjungi dan tidak boleh berinteraksi dengan masyarakat sekitar. Alhamdulillah Pesantren kami memang jauh dari masyarakat, dan kami tidak pernah berinteraksi dengan masyarakat sekitar," kata Rizieq di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (19/4/2021).

Menurut eks pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu aturan membatasi kunjungan dari pihak tersebut sesuai imbauan pemerintah dalam upaya penanganan pandemi Covid-19.

Tayangan proses sidang dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab yang disiarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).
Tayangan proses sidang dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab yang disiarkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Rizieq menuturkan aturan itu sesuai imbauan Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor Bupati Ade Yasin sehingga tidak bermaksud menghalangi kerja Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor.

"Soal ini memang ada imbauan, dari ibu Bupati, yaitu ibu Ade Yasin. Beliau pernah memberikan imbauan langsung ke Pesantren Markaz Syariah supaya jangan menerima kunjungan dan itu sudah kita penuhi, semenjak awal pandemi Covid-19, sampai hari ini melakukan lockdown," ujarnya.

Baca juga: Diminta Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Mohammad Idris Beri Respons Begini

Baca juga: Disekap Satu Bulan dan Dipaksa Jadi PSK, Begini Penampakan Lokasi Kos yang Diduga Tempat Prostitusi

Baca juga: Tak Boleh Bukber, Sandi Uno Pilih Ngabuburit Bareng Wagub Ariza, Gubernur Anies Tak Diajak

Rizieq menyebut tak hanya Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, seluruh orangtua para santri di Pondok Pesantren Alam Agrokultural dilarang berkunjung semenjak pandemi Covid-19 melanda.

Dia menyebut orang yang bisa keluar masuk Pondok Pesantren hanya warga Pesantren, meliputi para kiai, santri, guru, dan sejumlah petani, sementara lainnya tidak diperkenankan masuk.

"Jadi saya mohon maaf, bukan tidak mengizinkan pak Camat dan pak Iwan untuk masuk ke Pesantren saat hendak rapid test. Karena memang Pesantren sedang melaksanakan lockdown," tuturnya.

Rizieq mengatakan pihaknya menolak pemriksaan rapid test dari pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor karena sudah bekerja sama dengan tim medis MER-C  yang juga melakukan deteksi Covid-19.

Baca juga: Tiap Weekend, Ruang Baca Gratis Hadir di Kanal Banjir Timur Duren Sawit

Dia mengklaim hingga kini seluruh warga Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung dalam kondisi sehat dan bebas dari Covid-19 karena upaya pencegahan dan pemeriksaan medis.

"Sehingga kebutuhan rapid test kami punya tim sendiri dari tim Mer-C. Kami datangkan mereka periksa, itu dengan berkala. Sebulan bisa dua kali kalau ada yang sakit atau reaktif, kami rawat dan seterusnya," lanjut Rizieq.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved