Breaking News:

Wali Kota Airin Ingatkan Masyarakat Akan Bahaya Konsumsi Minuman Keras

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany ikut dalam pemusnahan ribuan miras di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong

TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany ikut dalam pemusnahan ribuan miras di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Menjelang akhir masa jabatannya, Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Airin Rachmi Diany ikut dalam pemusnahan ribuan miras di Mapolres Tangsel, Jalan Raya Promoter, Serpong, Senin (19/4/2021).

Menurut Airin pada masa Ramadan, peredaran miras justru mengkhawatirkan.

Orang nomor satu di Tangsel itu mengungkapkan, bahkan miras yang dioplos dengan cairan lain pernah menewaskan sejumlah warganya.

"Terima kasih Pak Kapolres kerja kerasnya tentu kerja samanya dengan Pak Kajari dan Forkopimda hari ini akan sama-sama kita menyaksikan pemusnahan miras," kata Airin.

"Apa lagi kita tahu di Bulan Suci Ramadan dan sudah beberapa kali kejadian di Tangerang Selatan bahkan sampai merenggut nyawa akibat dari oplosan minuman keras dan yang lainnya," tambahnya. 

Airin berharap, tidak ada lagi peredaran miras di wilayahnya bahkan sampai mengakibatkan nyawa melayang. 

"Ini adalah dalam rangka penegakkan dan perlindungan terhadap masyarakat," pungkas Airin.

Sementara, Kapolres Tangsel, AKBP Iman Imanuddin, mengatakan, jumlah miras yang dimusnahkan sebanyak 4.000 botol.

"Minuman keras kurang lebih 4.000 botol berbagai jenis dan merek ya," kata Iman.

Baca juga: Viral Aksi Maling Laptop di Sunter Jaya, Pelaku Terekam CCTV

Baca juga: Penampakan Lokasi Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota Brimob di Obama Cafe Melawai

Baca juga: Polisi Periksa Sejumlah Saksi Mata Kasus Pengeroyokan yang Tewaskan Anggota Brimob

Selain miras, knalpot brong yang didapat hasil razia ketertiban umum juga ikut dimusnahkan.

"Kemudian untuk knalpot bisingnya kami musnahkan sekitar kurang lebih 250 knalpot," ujar Iman.

"Itu kami dapatkan hasil operasi penertiban peredaran miras dan penggunaan knalpot bising yang mengganggu ketertiban masyarkata," pungkasnya.

Pantauan TribunJakarta.com, mirasi dimusnahkan dengan cara dibanting oleh para pejabat termasuk Airin dan setelahnya digilas menggunakan buldoser bersama knalpot brong.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved