Breaking News:

Awasi Travel Gelap saat Masa Larangan Mudik, Dishub: Melanggar Langsung Dikandangkan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan bakal mengawasi travel gelap yang nekat bawa penumpang di masa larangan mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Kepala Dishub DKI Jakarta Syafrin Liputo (kanan) bersama Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan bakal mengawasi travel gelap yang nekat bawa penumpang di masa larangan mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan bakal mengawasi travel gelap yang nekat bawa penumpang di masa larangan mudik Lebaran 2021 pada 6 Mei hingga 17 Mei mendatang.

Bika ditemukan ada angkutan umum atau travel gelap yang membawa penumpang mudik, maka sanksi tegas bakal diberikan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, selain dikenakan sanksi denda, kendaraan tersebut juga bakal dikandangkan.

"Jadi setiap pelanggaran layanan antar kota dalam masa larangan mudik tahun ini, tentu akan dilakukan layanan stop operasi," ucapnya, Selasa (20/4/2021).

"Jadi bagi angkutan umum maupun travel gelap ini akan kami laksanakan secara konsisten," tambahnya menjelaskan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (kanan) dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf (kiri), saat konferensi pers di area FX Sudirman, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019).
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (kanan) dan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf (kiri), saat konferensi pers di area FX Sudirman, Jalan Pintu Satu Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/11/2019). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Nantinya, kendaraan-kendaraan baru akan dikembalikan kepada pemiliknya setelah masa larangan mudik berakhir.

"Begitu dilakukan pelanggaran, kami akan lakukan stop operasi, kemudian dikeluarkan tentu setelah masa larangan mudik ini berakhir," kata dia.

Baca juga: Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris Minta Bukti Intimidasi Terhadap Sandi: Kirim ke Saya

Baca juga: Video Makam Mbah Datuk Banjir: Pencetus Lubang Buaya, Karomah dan Pantangan Buat Aparat saat Ziarah

Baca juga: Mau Dibonceng Setelah Beli Mi Instan, Ibu Muda Malah Dibawa ke Gubuk Tengah Sawah Lalu Dirudapaksa

Berkaca dari pengalaman tahun lalu, Syafrin mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi adanya travel gelap ini.

Nantinya, para petugas bakal melakukan pengecekan di pos-pos penyekatan yang ada di wilayah perbatasan Jabodetabek.

Halaman
123
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved