Breaking News:

Ramadan 2021

Cerita Rumah Piatu Muslimin di Senen Berdiri Sejak Zaman Hindia Belanda: Zakat Pertama 249 Gulden

Zakat itu diterima sekira bulan Februari tahun 1933. Kala itu sudah banyak masyarakat yang sadar menunaikan zakat

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Tampak depan Rumah Piatu Muslimin di Jalan Kramat Raya no. 11 Jakarta Pusat pada Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Sejak zaman Hindia Belanda, Rumah Piatu Muslimin di kawasan Senen Jakarta Pusat telah membuka pelayanan zakat bagi para donatur.

Zakat itu diterima sekira bulan Februari tahun 1933. Kala itu sudah banyak masyarakat yang sadar menunaikan zakat. 

Zakat pertama kalinya diterima oleh Rumah Piatu Muslimin dari masyarakat berupa uang sejumlah f 249.56 gulden dan 10 pikul beras. 

Sedangkan di masa pandemi Covid-19, Ketua Yayasan Rumah Piatu Muslimin, Anggraeni Prastiwi mengatakan penerimaan zakat, infaq dan sodaqoh tahun 2020 mengalami penurunan ketimbang tahun-tahun biasanya.

Apalagi saat awal pandemi Covid-19. Pihak panti, lanjut Anggraeni, bahkan sulit untuk membeli masker dan hand sanitizer lantaran harganya yang mahal. Dana panti dialokasikan untuk biaya makan para anak asuh. 

"Nominal dananya berkurang, jumlah donaturnya berkurang apalagi di awal pandemi kemarin. Kami beruntung langsung mengeluarkan program-program donasi," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Senin (19/4/2021).

Kini, anda bisa menyalurkan zakat, infaq dan sodaqoh secara online di Rumah Piatu Muslimin. Anda bisa cek situs www.rumahpiatu.org atau Instagram @yayasanrumahpiatumuslimin. 

Zakat pun bisa dikirim dari rumah!

Sejarah Rumah Piatu Muslimin di Senen

Lukisan wajah Sitti Zahra Goenawan dan suami, Romo Raden Goenawan pada Senin (19/4/2021). Sitti merupakan pelopor berdirinya Rumah Piatu Muslimin.
Lukisan wajah Sitti Zahra Goenawan dan suami, Romo Raden Goenawan pada Senin (19/4/2021). Sitti merupakan pelopor berdirinya Rumah Piatu Muslimin. (TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS)
Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved