Breaking News:

Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Wali Kota Idris Minta Bukti Intimidasi Terhadap Sandi: Kirim ke Saya

Wali Kota Depok Mohammad Idris, membantah adanya intimidasi yang dialami Sandi. Idris meminta dirimkan bukti bilamana terjadi intimidasi dialami Sandi

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Wali Kota Depok Mohammad Idris, membantah adanya intimidasi yang dialami Sandi. Idris meminta dirimkan bukti bilamana terjadi intimidasi dialami Sandi 

Kuasa Hukum Sandi, Razman Arif Nasution, meminta Wali Kota Depok, Mohammad Idris, turut diperiksa terkait dugaan praktik korupsi di Dinas Damkar Kota Depok.

Untuk diketahui, Sandi merupakan pegawai Dinas Damkar Kota Depok yang tengah berjuang membongkar dugaan praktik korupsi di tempatnya bekerja.

Menanggapi hal tersebut, Idris berujar pada prinsipnya, pihaknya akan tetap berkomitmen untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

“Segala informasi dan tanggapan dari masyarakat terkait perbaikan tata kelola yang baik dan bersih ini sesuatu yang menjadi masukan bagi kami yang baik tentunya yang positif,” ujar Idris dikonfirmasi wartawan, Senin (19/4/2021).

“Kami akan tanggapin secara serius untuk bisa dituntaskan secara adil dan sebenar-benarnya,” timpalnya lagi.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris (tengah), saat dijumpai wartawan di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Jumat (5/3/2021)
Wali Kota Depok, Mohammad Idris (tengah), saat dijumpai wartawan di Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Jumat (5/3/2021) (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Sebelumnya, Idris juga berujar sudah memerintahkan Inspektorat untuk mendalami persoalan ini.

“Hasil koordinasi Inspektorat Kota Depok dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) disepakati bahwa Irjen Kemendagri akan menangani dan melakukan pemeriksaan atas informasi dugaan korupsi tersebut,” terangnya.

Baca juga: Disekap Satu Bulan dan Dipaksa Jadi PSK, Begini Penampakan Lokasi Kos yang Diduga Tempat Prostitusi

Baca juga: 75 Persen Warga Lansia di Jakarta Utara Sudah Terima Vaksin Covid-19 

Baca juga: Jose Mourinho Menganggur Lagi, Dipecat dari Tottenham Hotspur, Terungkap Ini Sosok Penggantinya

Atas nama Pemerintah Kota Depok, Idris berujar bahwa menurut laporan dari jajarannya, tidak ada surat peringatan (SP) yang dilayangkan terhadap Sandi, selaku pegawai Dinas Damkar Kota Depok yang membongkar dugaan praktik korupsi ini.

Idris berharap tidak ada intimidasi atau semacamnya terhadap Sandi.

“Jangan sampai ada intimidasi apalah segala macam. Kita tunggu aja hasilnya pemeriksaan dari Inspektorat Kementerian Dalam Negeri dan kita percaya Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri Ini profesional dan mereka tidak berpihak ke mana-mana akan melakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved