Mancing Uang di Mesin ATM, 4 Orang Komplotan Maling di Bekasi Diciduk Polisi

Komplotan maling ATM ini menggunakan alat menyerupai pancingan yang digunakan untuk mengambil uang dari dalam mesin.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Muhammad Zulfikar
Istimewa/Humas Polres Bekasi
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan bersama jajarannya saat menunjukkan barang bukti kasus pencurian ganjal ATM, Senin (19/4/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Polres Metro Bekasi meringkus empat orang komplotan maling spesialis ganjal ATM yang kerap beroperasi di wilayah setempat, mereka gunakan modus memancing uang menggunakan alat pancing.

Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengatakan, keempat tersangka masing-masing bernama Abdul Karim Muzhakir, Said, Herudin dan Nasan Sanjaya.

"Keempat tersangka kerap beroperasi di wilayah Kabupaten Bekasi, modusnya adalah ganjal ATM," kata Kapolres, Senin (19/4/2021).

Kasus ini lanjut dia, terungkap setelah pihaknya menerima laporan dari Bank Mandiri terkait aksi ganjal ATM yang terjadi di sejumlah tempat di Bekasi.

Komplotan maling ini terakhir beraksi di ATM yang berada di depan Alfamart Sukasari, Jalan Raya Bahkilong, Desa Sukadami, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi pada Jumat (16/4/2021).

"Kami mendapat laporan dari Bank Mandiri, bahwa ATMnya menjadi sasaran pembobolan dengan cara diganjal, dari situ kami langsung melakukan penyelidikan, " ucapnya.

Proses penangkapan dilakukan Tim Opsnal Ranmor Polres Metro Bekasi, anggota melalui hasil penyelidikan mengantongi ciri-ciri terduga pelaku.

Awalnya, terdapat dua orang mencurigakan yang diduga pelaku, gerak-gerik keduanya diikuti anggota dari beberapa titik hingga tiba di lokasi aksi pencurian.

"Dari penangkapan itu ada empat orang pelaku, mereka semua satu komplotan dengan perannya masing-masing," ucap Hendra.

Untuk modus yang dijalankan, komplotan maling ATM ini menggunakan alat menyerupai pancingan yang digunakan untuk mengambil uang dari dalam mesin.

Baca juga: Merasa Rumah Tangga Desiree Dibuat bak Sinetron, Pihak Hotma Sindir Hubungan Hotman & Meriam Bellina

Baca juga: Remaja Putri Disetubuhi Anak Anggota DPRD Kota Bekasi, Diimingi Bekerja Malah Dipaksa Jadi PSK

Baca juga: Hasil Liga Inggris - Liverpool Batal Menang Akibat Gol Telat Leeds United

Pertama-tama, pelaku melakukan transaksi tarik tunai di mesin ATM menggunakan kartu debit yang mereka miliki.

Ketika mesin ATM bekerja transaksi tarik tunai, secara otomatis lubang untuk keluarnya uang akan terbuka.

Pada saat bersamaan, pelaku mengganjal penutup lubang keluar uang dengan menggunakan tang atau obeng.

"Jadi mereka menggunakan tegek atau sejenis alat pancing untuk mengambil uang ketika lubang di mesin terbuka, dari situ uangnya bisa diambil tanpa mengurangi saldo," paparnya.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa, dua buah tegek, dua buah tang, dua buah obeng, kawat, gunting, uang tunai sebesar Rp 4.200.000.

Disamping itu, polisi juga menyita satu unit kendaraan roda empat jenis Toyota Avanza B 2472 FFF yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

Keempat tersangka dijerat Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved