Breaking News:

Ramadan 2021

Panti Asuhan Sejak Zaman Hindia Belanda Ini Butuh Uluran Tangan Baik Penderma, Begini Caranya

Rumah Piatu Muslimin menjadi salah satu panti asuhan yang turut terpukul pandemi Covid-19

TRIBUNJAKARTA.COM/SATRIO SARWO TRENGGINAS
Tampak depan Rumah Piatu Muslimin di Jalan Kramat Raya no. 11 Jakarta Pusat pada Senin (19/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Satrio Sarwo Trengginas

TRIBUNJAKARTA.COM, SENEN - Rumah Piatu Muslimin menjadi salah satu panti asuhan yang turut terpukul pandemi Covid-19.

Panti asuhan yang didirikan sejak zaman Hindia Belanda ini membutuhkan uluran tangan-tangan baik penderma demi keberlangsungan hidup anak-anak asuhnya.

Ketua Yayasan Rumah Piatu Muslimin, Anggraeni Prastiwi mengatakan pihaknya telah mengeluarkan program-program donasi bagi masyarakat yang ingin menyisihkan penghasilannya untuk sesama.

Program donasi di bulan Ramadan dikemas secara menarik dengan jumlah donasi yang tak memberatkan.

Rumah Piatu Muslimin membuka program bernama 1120. 

"Itu 1 kali makan untuk 1 anak sebesar Rp 20 ribu. Istilahnya kita ngambil uang receh. Karena kita tahu, saat ini kalau kita cari donasi besar pasti berat. Lebih baik kita mencari donasi dengan angka yang kecil dengan harapan banyak orang bisa berbuat baik," ungkapnya kepada TribunJakarta.com pada Senin (19/4/2021).

Selain itu, Anggraeni memiliki program hadiah untuk anak bernama Ramadan Berbagi dengan nominal Rp 195 ribu.

Dengan uang itu, anak-anak bisa membeli baju lebaran sendiri.

Anggraeni melanjutkan anak-anak biasanya jalan sendiri ke tempat perbelanjaan untuk membeli baju dengan uang Rp 195 ribu.

Halaman
1234
Penulis: Satrio Sarwo Trengginas
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved