Breaking News:

Perpisahan Wali Kota Airin Dilepas dengan Puisi: "Sesuai Namamu Aku Ingin Selalu Rindu"

Puisi mengiringi perpisahan Airin Rachmi Diany yang purna tugas sebagai Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setelah 10 tahun menjabat.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Airin Rachmi Diany di Balai Kota Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (20/4/2021). Puisi mengiringi perpisahan Airin Rachmi Diany yang purna tugas sebagai Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setelah 10 tahun menjabat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Puisi mengiringi perpisahan Airin Rachmi Diany yang purna tugas sebagai Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setelah 10 tahun menjabat.

Rangkaian kata-kata indah itu membahana di acara purna tugas dan serah terima jabatan kepada pelaksana harian wali kota yang dijabat Sekretaris Daerah, Bambang Noertjahjo, di Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat, Selasa (20/4/2021).

Pimpinan Oragnisasi Kepala Daerah (OPD) dan jajaran serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hadir pada acara perpisahan yang haru itu.

Dandim 0506 Tangerang, Kolonel Inf Bambang Hery Tugiyono membuka kata perpisahan dengan sanjungan.

Menurut Bambang yang puluhan tahun bergaul di kawasan Tangsel, ia menyaksikan perubahan yang pesat selama kepemimpinan Airin. 

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, usai menggadiri acara Imigrasi Tangerang di Hotel Pranaya, Serpong, Kamis (25/3/2021).
Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, usai menggadiri acara Imigrasi Tangerang di Hotel Pranaya, Serpong, Kamis (25/3/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR)

"Saya melihat perubahan, ibu luar biasa," kata Bambang sambil mengacungkan dua jempolnya.

"Kalau bisa empat (jempol) empat nih bu," sambung Bambang sambil mengangkat sedikit kakinya.

Kata perpisahan lainnya disampaikan Asisten Daerah III Tangsel, Teddy Meiyadi, dengan cara berpuisi.

Baca juga: Panti Asuhan Sejak Zaman Hindia Belanda Ini Butuh Uluran Tangan Baik Penderma, Begini Caranya

Baca juga: Jaksa Diminta Tidak Sampaikan Opini Terkait Penanganan Kasus Asabri Jiwasraya

Baca juga: Kuatnya Isu Reshuffle Tanda Publik Ingin Pemerintah Tingkatkan Kinerja

Dengan lantunan piano syahdu, Teddy membacakan puisinya dari balik mimbar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved