Breaking News:

Ramadan 2021

Asal Muasal Nama Rawabangke Sebelum Dikenal Menjadi Rawabunga di Jatinegara

Pencerita sejarah Masjid Jami Al Anwar, Muhammad Rasyid ungkap asal muasal nama Rawabangke.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Masjid Jami Al Anwar yang ada di Kelurahan Rawa Bunga, Jatinegara, Jakarta Timur. Pondasi, pintu dan mimbar di masjid ini berusia ratusan tahun dari masa penjajahan Belanda 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pencerita sejarah Masjid Jami Al Anwar, Muhammad Rasyid ungkap asal muasal nama Rawabangke.

Sebelum dikenal menjadi Rawabunga, pada masanya satu diantara kawasan di Jatinegara, Jakarta Timur dikenal dengan nama Rawabangke.

Rasyid menuturkan nama ini sudah ada sejak masa penjajahan Belanda alias sudah ratusan tahun lalu.

Baca juga: Berdiri Sejak Ratusan Tahun, Masjid Jami Al Anwar Jatinegara Sempat Jadi Tempat Atur Strategi Perang

Dulunya, jelas Rasyid, banyak masyarakat pribumi yang dipekerjakan paksa oleh Belanda.

Banyak rawa di sekitar lokasi seketika diubah menjadi jalan dan rel kereta api.

Kejamnya masa itu, membuat banyak korban yang berjatuhan, terutama di kawasan Jatinegara.

Banyaknya jenazah itulah yang menjadi nama Rawabangke muncul.

Baca juga: Berkeliling di Masjid Jami Al Anwar: Ada Makam Pendiri Masjid Tertua di Jakarta Timur

"Sejarah Rawabangke? Ada versi lama dan versi Belanda. Versi Belanda itu pada zaman itu sedang kerja rodi, membuka hutan dan rawa untuk membangun rel KA dan jalan," kata Rasyid di Jatinegara, Selasa (20/4/2021).

"Banyak yang berguguran saat kerja rodi dan banyak yang meninggal begitu saja (memakan korban). Sehingga banyak mayat-mayat itu. Jadi banyaknya mayat itu yang buat di sini disebut Rawabangke. Itu sekitar tahun 1812-1840-an lah itu," tambahnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved