Pegawai Bank Nilep Uang Nasabah untuk Judi Online, Rp 1 Miliar di Rekening Tiba-tiba Jadi Rp 1 Juta

Pegawai bank pelat merah di Cileungsi, Kabupaten Bogor gelapkan uang nasabah miliaran rupiah untuk judi online.

Editor: Suharno
KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN
Kepolisian Resor Bogor menunjukkan sejumlah barang bukti dari kasus penggelapan uang nasabah di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Pegawai bank pelat merah di Cileungsi, Kabupaten Bogor gelapkan uang nasabah miliaran rupiah untuk judi online.

Uang milik nasabah yang semula miliaran rupiah, tiba-tiba berubah drastis menjadi Rp 1 juta.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor, Jawa Barat akhirnya berhasil mengungkap kasus penggelapan dana nasabah tersebut.

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, kasus ini bermula dari laporan karyawan bank pelat merah di Cileungsi terkait berkurangnya jumlah tabungan nasabah berinisial SS.

"Ada transaksi mencurigakan dari rekening korban (SS), saldonya berkurang drastis, dari Rp 1 miliar jadi Rp 1 juta," kata Harun saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong, Selasa (20/4/2021).

TONTON JUGA:

Pelaku 2 kali beraksi, Sasar Nasabah Sama

Setelah diselidiki, polisi menetapkan AM (34) yang menjabat sebagai Asisten Manajer Pencari Dana di bank pelat merah tersebut sebagai tersangka.

Baca juga: Seekor Tapir Terjebak di Kolam Perumahan Warga, Tetap Sadar Meski Terkena Dua Tembakan Bius

Baca juga: Kasus Penganiayaan RS Siloam Palembang Timbulkan Korban Baru, Satpam yang Berada di Lokasi Dipecat

Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, tersangka AM mengakui perbuatannya telah menggelapkan  dana nasabah hingga lebih kurang Rp 2 miliar.

Ilustrasi
Ilustrasi (shutterstock)

Pelaku sudah menggelapkan dana nasabah sejak 2018, yakni dengan korban yang sama serta waktu dan tempat berbeda.

Baca juga: Tidak Hanya Suami yang Lakukan Penganiayaan ke Perawat RS Siloam, Tetapi Sang Istri Terancam Pidana

Baca juga: Jadwal Final Piala Menpora 2021 Persib Bandung vs Persija Jakarta, Simak Rekor Pertemuan Kedua Tim

"Ternyata ini sudah kejadian kedua kalinya, jadi modusnya sama dengan cara yang sama, yaitu menawarkan program fiktif simpanan dana," ungkap Harun.

Modus pelaku menawarkan program fiktif simpanan dana sebesar Rp 1 miliar dengan hadiah uang sebesar puluhan juta.

Buat judi online

Hasil pemeriksaan, tersangka sengaja menggelapkan dana nasabah itu untuk bermain judi online.

Ia juga terlibat dalam jual beli saham forex, dan untuk kebutuhan pribadi lainnya.

ilustrasi judi online.
ilustrasi judi online. (net)

Akibat perbuatannya, AM dijerat dengan Pasal 374 KUH Pidana Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang memegang barang itu berhubungan dengan pekerjaannya atau jabatannya atau karena mendapat upah uang dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

"Penangkapan terhadap tersangka di Bale Endah Bandung," jelasnya. (TRIBUN VIDEO)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved