Breaking News:

Anies Nonaktifkan Kepala BPPBJ DKI

Pemeriksaan Dugaan Pelecehan Seksual Anak Buah Anies Terkendala Covid-19

Pemeriksaan dugaan pelecehan seksual oleh Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI nonaktif Blessmiyanda belum rampung

ISTIMEWA/Berita Jakarta
Kepala BPPBJ DKI Blessmiyanda - Pemeriksaan dugaan pelecehan seksual oleh Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI nonaktif Blessmiyanda belum rampung 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Pemeriksaan dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI nonaktif Blessmiyanda belum juga rampung.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Maria Qibtya terkendala Covid-19.

Pasalnya, Inspektur DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat sedang terpapar penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 itu.

"Inspekturnya lagi Covid-19, enggak masuk dari Senin," ucapnya saat ditemui di gedung DPRD DKI, Rabu (21/4/2021).

Walau Syaefuloh sedang sakit, namun Maria memastikan, pemeriksaan terhadap Blessmiyanda masih terus dilakukan pihak Inspektorat DKI.

Ilustrasi.
Ilustrasi. (Upi.com)

Nantinya, hasil pemeriksaan itu bakal langsung diserahkan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Pemeriksaan tidak ditunda, tetap jalan. Hasil pemeriksaan diberikan kepada pak gubernur untuk penjatuhan (sanksi) seperti apa," ujarnya.

Baca juga: Ini Sebaran RT Zona Merah Covid-19 di DKI Jakarta, Terbanyak di Jakarta Barat

Baca juga: Peredaran Narkoba Libatkan Narapidana dari Dalam Lapas, Ini Kata Kepala BNN

Baca juga: Polda Metro Jaya Siapkan Sanksi Bagi Warga yang Masih Nekat Gelar Takbiran Keliling

Dari hasil pemeriksaan itu, kemudian Anies bakal mengeluarkan Surat Keputusan (SK) berisi sanksi yang bakal diterima Blessmiyanda.

"Nanti BKD akan memproses SK-nya, tapi sejauh ini kami masih menunggu (hasil pemeriksaan Inspektorat)," tuturnya.

Tak main-main, sanksi terberat yang bakal diterima Bless bila terbukti melakukan pelecehan terhadap stafnya berupa pemecatan.

Baca juga: 15 Keistimewaan 10 Hari Kedua Bulan Ramadan, Perbanyak Doa Ini untuk Mendapat Syafaat

Bila sanksi tersebut benar-benar diberikan kepada Bless, BKD bakal langsung membuka seleksi terbuka untuk mengisi posisi Kepala BPPBJ.

"Tapi kalau sekarang belum diisi, karena belum ada putusannya," ucapnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved