Breaking News:

Hari Kartini

Peringati Hari Kartini, Anies Ungkap Peran Wanita Dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkit peran wanita dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan sambutan dalam C40 Mayoral Webinar secara daring dengan tema pembahasan terkait vaksinasi Covid-19, Kamis (18/3/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Tanggal 21 April begitu spesial bagi para kaum wanita, di tanggal tersebut setiap tahunnya selalu diperingati sebagai Hari Kartini.

Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkit peran wanita dalam mengatasi pandemi Covid-19.

Anies Baswedan menyebut, wanita berperan penting dalam penanganan Covid-19 di ibu kota.

Baca juga: Sosok Kartini Menurut Airin Rachmi Diany: Pewaris Gagasan Egaliter, Penggerak Perempuan Indonesia

"Di DKI Jakarta dalam penanganan Covid-19, Kepala Dinas Kesehatan perempuan, kemudian Kepala (Bidang) Penyakit Menular perempuan, bagian surveilan perempuan, bagian pelayanan medis perempuan," ucapnya, Rabu (21/4/2021).

"Banyak tokoh-tokoh, justru perempuan-perempuan yang jadi garda terdepan," tambahnya menjelaskan.

Menurutnya, sosok Kartini yang memperjuangkan kesetaraan derajat wanita menjadi inspirasi banyak orang.

Bahkan, sosoknya menjadi inspirasi berdirinya Rumah Sakit Budi Kemuliaan pada tahun 1917.

Rumah sakit yang berada di kawasan Gambir, Jakarta Pusat itu pun masih berdiri hingga sekarang.

Baca juga: Hari Kartini, Penumpang Kereta Wanita Dikasih Bunga oleh Petugas Berkebaya di Stasiun Gambir

"Ibu Kartini menuliskan gagasan dan gagasan itu hidup sampai sekarang. RS (Budi Kemuliaan) didirikan oleh orang-orang yang membaca tulisan ibu Kartini," ujarnya.

Dari tulisan RA Kartini itulah, kemudian para penggagas RS Budi Kemuliaan tergerak dan membuat fasilitas layanan kesehatan.

"Pelajaran penting dari RA Kartini adalah kekuatan gagasan. RA Kartini hidupnya hanya 25 tahun, tapi gagasannya hidup sampai hari ini," tuturnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved