Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Kerap Dipenuhi Remaja Nongkrong, Warung Kopi di Koja Dikeluhkan Warga Tak Patuhi Prokes

Warga merasa resah lantaran warung kopi tersebut melanggar protokol kesehatan, yakni sering menimbulkan kerumunan.

Kerap Dipenuhi Remaja Nongkrong, Warung Kopi di Koja Dikeluhkan Warga Tak Patuhi Prokes
ISTIMEWA
Foto kerumunan di Warung Kopi Dua Lantai Jalan Mahoni Selatan Nomor 2B, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Operasional Warung Kopi Dua Lantai yang berada di Jalan Mahoni Selatan Nomor 2B, Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara dikeluhkan warga.

Warga merasa resah lantaran warung kopi tersebut melanggar protokol kesehatan, yakni sering menimbulkan kerumunan.

Salah satu warga RT 03 RW 05 Kelurahan Tugu Utara menginformasikan, setiap malamnya di lokasi tersebut kerap menjadi tempat nongkrong remaja.

Baca juga: Satpol PP Kumpulkan Rp 1,4 Juta dari Simpatisan Rizieq Shihab yang Berkerumun di Petamburan

Alhasil, pada setiap malam timbul kerumunan serta suara hingar-bingar layaknya tempat hiburan malam. 

Para pengunjung yang kebanyakan remaja diketahui nongkrong di lantai dua tanpa mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Dan mulai jam 10-12 malam saat ramai-ramainya seperti pasar malam di lantai atas," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Kamis (22/4/2021).

Warga tersebut juga mengatakan, jajaran Satpol PP Jakarta Utara sudah pernah menertibkan Warung Kopi Dua Lantai pada Selasa (20/4/2021) malam lalu.

Namun, setelah penindakan tersebut selesai, warung kopi itu kembali beroperasi hingga dini hari.

"Tapi setelah dibubarkan dan Satpol PP pulang, 1 jam kemudian pengunjung datang dan warkop kembali operasional sampai subuh," sambungnya.

Baca juga: Aksi Bejat 5 Pengunjung Kafe Rudapaksa Pemandu Lagu, Teman Korban Melihat Tapi Tak Berani Bantu

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Utara Yusuf Madjid mengatakan, pihaknya telah memberikan surat peringatan pada pengelola Warung Kopi Dua Lantai.

Yusuf mewanti-wanti, apabila pengelola warung kopi bandel, Satpol PP Jakarta Utara akan melakukan penindakan lanjutan berupa penyegelan dan penetapan denda.

"Pasti kita tindaklanjuti, bila melanggar lagi akan ditutup 3x24 jam dan denda sesuai ketentuan berlaku, setingginya Rp 50 juta," ucap Yusuf. (*)

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved