Breaking News:

Reaksi PT Savannah Dituding BP2MI Menelantarkan Calon Pekerja Migran di Apartemen

PT SAI menyayangkan sikap BP2MI yang menggerebek tempat penampungan terduga TKI ilegal tersebut.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
ISTIMEWA
PT Savannah Agency Indonesia (SAI). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) telah menggerebek diduga tempat penampungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal di apartemen kawasan Harmoni, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (19/4/2021) malam.

Para terduga TKI ilegal tersebut diduga ditampung oleh pihak PT Savannah Agency Indonesia (SAI).

Saat penggerebekan, BP2MI telah mengamankan lebih dari sepuluh terduga TKI ilegal itu.

Baca juga: Gerebek Apartemen di Kelapa Gading, BP2MI Gagalkan Keberangkatan Puluhan TKW Ilegal ke Timur Tengah

Penggrebekan yang dipimpin Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, alhasil meluas dan ramai diperbicangkan masyarakat. 

Kuasa Hukum PT SAI, Fidel Angwarmasse, akhirnya angkat bicara.

Fidel menyatakan, pihaknya menyayangkan sikap BP2MI yang menggerebek tempat penampungan terduga TKI ilegal tersebut.

"Kami sangat menyayangkan sikap BP2MI yang asal melakukan penggrebekan malam itu," kata Fidel, saat dihubungi Wartawan, Kamis (22/4/2021).

"Kenapa tidak memberitahukan lebih dulu, minimal ke pengelola apartemen. Ini pengelola apartemen saja tidak tahu," lanjut dia.

Baca juga: Temukan Pekerja Migran Ilegal Bisa Berangkat, Kepala BP2MI Cium Permainan Oknum Petugas Imigrasi

Fidel mengklaim, oknum BP2MI juga sempat menggeledah kamar pribadi kliennya tersebut selaku pemilik PT SAI.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved