Breaking News:

Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Giliran Kepala Bidang Hingga Staf Damkar Depok Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Korupsi

Kejaksaan Negeri Depok kembali memanggil sejumlah pegawai di Dinas Damkar Kota Depok. Ini jabatan mereka.

Penulis: Dwi Putra Kesuma | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Staf Administrasi Damkar Depok, M Erwin, saat dijumpai wartawan di Kejaksaan Negeri Depok, Jumat (23/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CILODONG – Kejaksaan Negeri Depok kembali memanggil sejumlah pegawai di Dinas Damkar Kota Depok.

Pemanggilan mereka untuk dimintai keterangannya, terkait dugaan praktik korupsi pengadaan sepatu PDL hingga pemotongan dana insentif penanggulangan Covid-19.

Hari ini, ada tiga pegawai yang memberikan klarifikasi.

Ketiganya adalah Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, Denny Romulo, Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi, Welman Naipospos, dan Staf Administrasi, M Erwin.

Memberikan klarifikasinya secara terpisah, Erwin lebih dulu selesai dibandingkan Denny Romulo dan Welman Naipospos.

Baca juga: Kabid Bendahara Badan Keuangan Daerah Diklarifikasi Tekait Dugaan Korupsi Damkar Depok

Sayangnya, Erwin enggan berkomentar banyak kepada awak media.

 “Saya pokoknya ada sudah disini. Saya sebagai staf administrasi,” ujar Erwin sambil berjalan tergesa-gesa meninggalkan Kejaksaan Negeri Depok, Cilodong, Jumat (23/4/2021).

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu, saat dijumpai wartawan, Rabu (21/4/2021).
Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok, Herlangga Wisnu, saat dijumpai wartawan, Rabu (21/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA)

Erwin berujar, dirinya hanya memberikan keterangan terkait profil dan identitasnya.

“Baru identitas saja. Belum kesana (soal dugaan pemotongan dana Covid-19),” ungkapnya.

Baca juga: Total, Sudah 16 Orang Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi di Damkar Depok

Baca juga: Polisi Kejar 2 Pencuri Spion Mobil Aktor Ibnu Jamil

Baca juga: Bawa Motor Curian ke Bengkel Dekat Rumah Korban, Pencuri Ninja 250 CC Akhirnya Ketahuan  

Dikonfirmasi terpisah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Depok Herlangga Wisnu Murdianto, menuturkan, pihaknya masih mengumpulkan data dan bahan keterangan dari belasan orang yang sudah memberikan klarifikasinya.

“Hari ini ada tiga orang yang diminta klarifikasi. Bagaimana hasilnya, kita masih melakukan pendalaman,” ungkap Herlangga.

“Dalam waktu dekat nanti akan kita simpulkan langkah apa yang kita lakukan terhadap laporan masyarakat,” timpalnya lagi.

Herlangga mengatakan sudah ada 18 orang yang dipanggil pihaknya untuk memberikan klarifikasi.

 “Ada sekitar 18 orang,” ucap dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved