Breaking News:

Kesaktian Radhar Panca Dahana dan Etos Kerja Penggerak Kesenian

sosok dramawan, penyair, esais, cerpenis dan budayawan itu wafat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

KOMPAS/PRIYOMBODO
Pembacaan puisi spiritual oleh Radhar Panca Dahana dalam ?LaluKau? di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (19/20/2020) malam. Karya panggung terbaru dari Teater Kosong ini mengungkapkan perjalanan spiritual Radhar Panca Dahana yang kontemplatif tentang hidup dan proses berkaryanya. LaluKau merupakan buku keempat dari tetralogi puisi Radhar Panca Dahana dengan tajuk ?Lalu?. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - "Biarlah puisi bergerak tiada henti dan mayat bangkit dari kubur adabnya. Puisi akan menemukan dan menghidupkan manusia kembali. Bagi yang terlena, yang mayat dalam kata-katanya, yang menggerakkan jiwa atau spirit manusia, yang tidak membongkar adab beserta fitnah dan tipuannya, yang terjebak dalam daratan yang membatu, ia akan menemui selalu puisi yang gagal, dalam hatinya yang beku."

Begitu tulis Radhar Panca Dahana dalam pengantar kumpulan sajaknya bertajuk "Kala Aku" 2003.

Boleh jadi sesaat Radhar menghembuskan napas terakhirnya, seketika itu pula ia bangkit hidup dan abadi.

Baca juga: BREAKING NEWS Budayawan Radhar Panca Dahana Meninggal Dunia

Anak-anak ruhani berupa kumpulan puisi, esai cerpen, dan panggung teater yang pernah disinggahi, membahana menjelma gagasan dan makna bagi penikmatnya.

Tepat pukul 20.30 WIB, Kamis (22/4/2021), sosok dramawan, penyair, esais, cerpenis dan budayawan itu wafat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Jenazah Radhar langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan, di Jalan Villa Pamulang, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel).

Ratih (54), adiknya, mengungkapkan kondisi terakhir Radhar.

"Tapi memang karena sudah lama hadi itu sudah 21 tahun cuci darah, badannya juga sudah ringkih, sudah lemah jadi banyak komplikasi," kata Ratih.

Dua hari sebelum meninggal, Radhar menjalani cuci darah terakhirnya pada Rabu (21/4/2021).

Halaman
1234
Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved