Breaking News:

KRI Nanggala 402 Hilang Kontak

Kesedihan dan Harapan Istri Kru Kapal Nanggala, Ada yang Sedang Hamil hingga Masih Pengantin Baru

Kesedihan dan harapan terus dimunajatkan para istri dari kru KRI Nanggala 402 yang tengah menunggu kabar dan kepastian dari suami mereka.

(surya/haorrahman)
Yayak Dwi Ernawati, ibu mertua Serda Ede Pandu Yudha Kusuma, merupakan operator senjata 2 di KRI Nanggala 402 yang dinyatakan hilang kontak di perairan Bali Utara sejak, Rabu (21/4). Pandu adalah warga Banyuwangi. 

2. Istri Kadepops tengah hamil

Suasana kediaman Kapten Laut (P) I Gede Kartika yang beralamat di Jalan Sahabudin, RT 04, RW 05, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya, terpantau sepi.

Bapak satu anak kelahiran Kota Manado, Sulawesi Utara itu menjabat sebagai Kepala Departemen Operasi (Kadepops) Pelayaran Kapal Selam KRI Nanggala 402.

Menurut Paman I Gede Kartika, Ketut Sidarta, istri sang kapten belum bisa ditemui.

"Maaf istrinya belum bisa ditemui. Kami semua masih menunggu kepastian informasi dari pencarian petugas. Semoga lekas ketemu. Mohon doa," katanya saat ditemui TribunJatim.com, Kamis (22/4/2021) malam.

Suasana permukiman tempat tinggal Kapten Laut (P) I Gede Kartika di Jalan Sahabudin RT 04/ RW 05, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya, Kamis malam (22/4/2021).
Suasana permukiman tempat tinggal Kapten Laut (P) I Gede Kartika di Jalan Sahabudin RT 04/ RW 05, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya, Kamis malam (22/4/2021). ((surya.co.id/luhur pambudi))

Sementara menurut Ketua RT 4, RW 5, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya, Agus Purwanto menyebut, I Gede Kartika diketahui memiliki satu orang anak.

Dan kabarnya, ungkap Agus, istri Kartika saat ini sedang mengandung anak kedua.

"Baru mau 2 anak. Saat ini (istri) hamil yang kedua," tutur Agus.

Setahu Agus, I Gede Kartika merupakan satu diantara warga senior yang terbilang telah bermukim lama di kawasan Jalan Sahabudin, RT 4, RW 5, Sukolilo Baru, Bulak, Surabaya.

Diperkirakan, I Gede dan istrinya telah menetap di permukiman tersebut lebih lama, ketimbang dirinya, yang baru terhitung tujuh tahun tinggal di rumah dinas tersebut, pada 2015 silam.

"Kurang tahu pasti ya. Saya baru pindah sini 2015. Duluan beliau, sudah lama kayaknya," ujarnya.

Baca juga: 5 Fakta Terbaru Pencarian KRI Nanggala 402, Kapasitas Oksigen Dalam Kapal Hanya Bertahan 3 Hari

Baca juga: Mengenal Kapal Selam KRI Nanggala 402, Monster Laut Buatan Jerman yang Punya 14 Torpedo

3. Istri Serda Pandu terus tanya kapan suaminya pulang

Satu dari 53 kru KRI Nanggala 402 ternyata baru saja menikah dua bulan lalu.

Dia adalah Serda Ede Pandu Yudha Kusuma yang baru menikahi Mega Dian Pratiwi, seorang bidan asal Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro Banyuwangi.

Pandu juga adalah anggota TNI AL yang merupakan warga Banyuwangi.

Yayak Dwi Ernawati, ibu mertua Serda Ede Pandu Yudha Kusuma, merupakan operator senjata 2 di KRI Nanggala 402 yang dinyatakan hilang kontak di perairan Bali Utara sejak, Rabu (21/4). Pandu adalah warga Banyuwangi.
Yayak Dwi Ernawati, ibu mertua Serda Ede Pandu Yudha Kusuma, merupakan operator senjata 2 di KRI Nanggala 402 yang dinyatakan hilang kontak di perairan Bali Utara sejak, Rabu (21/4). Pandu adalah warga Banyuwangi. ((surya/haorrahman))

Ditemui SURYA, Kamis (22/4/2021) malam, keluarga Pandu terus memupuk keyakinan bahwa kapal selam Nanggala akan ditemukan.

Sejak mengetahui informasi KRI Nanggala hilang kontak, Rabu (21/4), keluarga besar Pandu menggelar doa bersama.

Mereka berkumpul di rumah mertua Pandu, di Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro. "Saya masih punya keyakinan kuat bahwa Kapal Nanggala akan ditemukan dan anak saya bisa pulang berkumpul bersama keluarga," kata Yayak Dwi Ernawati, ibu mertua Pandu, Kamis (22/4) malam.

Malam itu Erna dan keluarga besarnya baru menggelar doa bersama. Mereka terus berdoa sambil memantau perkembangan informasi dari televisi. "Sejak kemarin kami kumpul di sini, terus memanjatkan doa. Tolong sambung doanya," ujar Erna.

Erna mengaku Pandu adalah anak yang baik dan bertanggung jawab kepada keluarga. "Pandu selalu meminta doa saya sebelum berangkat. Mami, doakan Pandu mau berangkat," kata Erna menirukan permintaan Pandu.

Dengan tugas yang diemban sebagai kru kapal Nanggala, Pandu memang sering berlayar.

Seperti saat baru menikah dua bulan lalu, tiga hari setelahnya Pandu harus berlayar.

Setiap hendak berlayar dia selalu meminta doa keluarga. Sebelum kapal Nanggala dinyatakan hilang, sejak tiga minggu Pandu telah berada di Surabaya.

"Senin lalu sekitar pukul 08.00 WIBm ia pamit mau berangkat berlayar. Ia juga telepon saya untuk meminta doa. Kami sangat dekat. Hingga saat ini kami masih yakin Pandu akan kembali berkumpul dengan keluarga," kata Erna sesekali menyeka air matanya.

Sementara istri Pandu, Mega tidak terlihat berkumpul dengan keluarga besar di teras rumah malam itu. Dia berada di dalam rumah. "Mega ada di rumah. Dia sering tanya kapan Pandu pulang," kata Erna.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Cerita Sedih Para Istri Kru KRI Nanggala 402, Ada Pengantin Baru, Istri Kadepops Hamil Anak ke-2

Editor: Elga H Putra
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved