Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Warga India Masuk ke Jakarta, Wakil Gubernur DKI Pastikan Mereka Sudah Dikarantina

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, Warga Negara Asing (WNA) asal India yang masuk ke ibu kota sudah dikarantina

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Rabu (7/4/2021). Warga India Masuk ke Jakarta, Wakil Gubernur DKI Pastikan Mereka Sudah Dikarantina 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR -  Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, Warga Negara Asing (WNA) asal India yang masuk ke ibu kota sudah dikarantina.

Kepastian ini dikatakan Ariza menanggapi eksodus besar-besaran warga India ke Indonesia dalam beberapa minggu terakhir.

Hingga hari ini, pemerintah mencatat ada 132 warga India yang masuk Jakarta dan sembilan diantaranya dilaporkan terpapar Covid-19.

"Kalau ada WNA ke Indonesia itu kan harus masuk karantina dan yang bersangkutan sudah dikarantina," ucapnya, Jumat (23/4/2021).

Lantaran ditemukan ada warga India yang positif Covid-19, Ariza menyebut, Pemprov DKI bakal memperketat pengawasan di pintu-pintu masuk, seperti di pelabuhan dan bandara.

Pengetatan dilakukan untuk menjaga angka penyebaran Covid-19 di ibu kota tak melonjak lagi.

"Ditemukan ada yang positif Covid-19, jadi kami lebih ketat lagi pengawasannya," ujarnya saat ditemui di Balai Kota Jakarta.

Baca juga: 2 Hari Tinggal Bareng Jasad Istri yang Hamil, Suami Bingung Lalu Angkut Korban Pakai Gerobak Sampah

Baca juga: 117 Warga India Gunakan Pesawat Charter Via Bandara Soekarno-Hatta

Kasus Covid-19 di India saat ini memang sedang meroket dengan penambahan kasus harian mencapai 300 ribu.

Angka ini menjadi rekor kasus harian tertinggi di dunia sejak pandemi Covid-19 berlangsung.

"Kita tahu, kita khawatir dari pihak negara asing India, karena memang sedang tinggi-tingginya (kasus Covid-19 di sana), hanh meninggal per harinya juga luar biasa," kata dia.

Pengetatan ini pun, kata Ariza, juga bakal diterapkan untuk seluruh WNA yang ingin masuk Jakarta.

"Kita menjaga agar jangan sampai ada varian baru masuk ke Indonesia," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved