Pemuda Inisial AS Korban Begal di Lebak Bulus Terkena 3 Luka Bacok
Pemuda berinisial AS (20) menderita luka-luka setelah menjadi korban begal di Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis 22/4/2021
Penulis: Annas Furqon Hakim | Editor: Muhammad Zulfikar
Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim
TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Pemuda berinisial AS (20) menderita luka-luka setelah menjadi korban begal di Jalan Karang Tengah Raya, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Kamis (22/4/2021) dini hari.
Kapolsek Cilandak Kompol Iskandarsyah mengatakan, terdapat tiga luka bacok di tubuh korban.
"Korban luka di bagian telinga, punggung, dan pantat," kata Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Sabtu (24/4/2021).
Setelah terluka di beberapa bagian tubuhnya, korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
"(Korban) masih dirawat di Rumah Sakit Fatmawati," ujar Iskandarsyah.
Aksi pembegalan itu terekam CCTV dan videonya viral di media sosial.
Dalam rekaman CCTV, korban terlihat sedang berjalan kaki bersama dua orang temannya.
Dari arah berlawanan, dua orang pelaku yang berboncengan sepeda motor menghampiri korban dan dua temannya.
Salah satu pelaku kemudian turun dari motor dan menodongkan senjata tajam.
Baca juga: Viral Video Aksi Begal di Lebak Bulus: Beraksi Jelang Sahur, Korban Dibacok oleh Pelaku
Baca juga: Putri Delina Jawab Dituding Tak Hargai Nathalie Holscher, Anak Sule Tak Balas Dendam & Sabar
Baca juga: Atta Halilintar Positif Covid Kedua Kalinya, Terpaksa Tidur Terpisah dengan Aurel: Astaghfirullah
Pelaku pun terlihat melukai AS dengan cara membacok. Sedangkan dua teman korban lainnya berusaha menyelamatkan diri.
Dalam rekaman CCTV juga terdengar teriakan seseorang yang diduga korban meminta pertolongan.
"Bang, tolong bang. Bang, tolong bang," kata seseorang dalam rekaman CCTV itu.
Setelahnya, pelaku yang membawa senjata tajam kembali ke motor. Sementara rekannya yang berperan sebagai joki langsung tancap gas.
Iskandarsyah mengatakan, hingga kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku begal.
"Masih kita lidik (penyelidikan), belum ada petunjuk," ujar dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jakarta/foto/bank/originals/ilustrasi-pembacokan334.jpg)