Breaking News:

Balas Budi ke Petani, Anies Baswedan Ajak Kerjasama Antardaerah Soal Pangan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui PT Food Station Tjipinang Jaya mengajak Pemerintah Kabupaten Ngawi berkolaborasi. 

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta.com/Bima Putra
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui PT Food Station Tjipinang Jaya mengajak Pemerintah Kabupaten Ngawi berkolaborasi.  

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui PT Food Station Tjipinang Jaya mengajak Pemerintah Kabupaten Ngawi berkolaborasi. 

Kolaborasi ini telah ditandai dengan penandatanganan perjanjian kesepakatan bersama perihal sistem resi gudang.

"Kerja sama ini bagian dari usaha Jakarta untuk membalas budi para petani yang telah menyediakan pangan bagi kebutuhan masyarakat di perkotaan," jelas Anies, dalam keterangan resminya melalui PPID DKI, Minggu (25/4/2021).

"Jakarta memiliki ketergantungan yang amat tinggi kepada produk pertanian dari luar Jakarta dan tidak ingin hanya menerima berasnya dengan kualitas baik, tetapi tak memikirkan kesejahteraan petaninya," lanjut dia.

Dijelaskan Anies, sistem resi gudang tersebut dapat menyimpan 600 ton berasa.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah Jumatan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan setelah Jumatan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (9/4/2021). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Kini, target 2021 sebanyak 1.000 ton beras berkualitas baik.

“Dengan sistem-sistem yang diadopsi Food Station seperti contract farming dan resi gudang ini, merupakan usaha untuk memastikan bahwa petani bisa mendapatkan manfaat yang makin baik dan besar, sehingga lebih sejahtera," tutur Anies.

Baca juga: Masuk ke Jalur TransJakarta dan Minta Sopir Mundur, Pengendara Mobil Porsche Ditangkap Polisi

Baca juga: Ngaku TNI & Sering Dikirimi Uang, Pemuda Masih Juga Tega Perkosa Kekasihnya yang Berusia 51 Tahun

Baca juga: Jadi Tempat Karantina Warga India, Hotel Holiday Inn Dijaga TNI-Polri

"Ini bentuk kita ucapkan terima kasih, balas budi kepada para petani yang sudah menyiapkan pangan bagi kami yang tinggal di perkotaan," tutup Anies.

Diketahui, kolaborasi ini dinisiasi pada 2018 dengan luas sawah sekira 250 hektare.

Pada 2019 bertambah seluas 500 hektare dan  2020 seluas 850 hektare.

Target kerja sama pada 2021 ini seluas 1.000 hektare dengan rata-rata produktivitas 5,7 ton dan memberikan potensi hasil 5.700 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau 2.964 ton beras dengan Varietas Ciherang, Metik Wangi dan Muncul.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved