Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Detik-detik Rizieq Shihab Tak Enak Hati Minta Maaf di Persidangan, Penghulu Ketakutan:Ada Rasa Takut

Detik-detik Muhammad Rizieq Shihab (MRS) menyampaikan permohohan maaf kepada mantan kepala kantor urusan agama (KUA) Tanah Abang, Sukana.

Editor: Wahyu Septiana
TribunJakarta/Bima Putra
Terdakwa kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq Shihab saat dihadirkan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (26/4/2021). 

"Saya minta maaf karena belum bisa memastikan, buktinya ini kami panggil empat datang dua, jadi ahlinya itu yang ada di dalam berkas perkara. Nanti kalau memungkinkan ya sekalian saja (saksi ahli untuk Petamburan dan Megamendung)," ujar JPU.

Baca juga: Disebut Pengacara Jadi Saksi Kunci Kasus Rizieq Shihab, Wagub DKI Riza Patria Bilang Begini

Baca juga: Bantah Ucapan Idris yang Sebut Tak Ada Surat Teguran Untuk Sandi, Kuasa Hukum: Ngomong Hati-hati

Baca juga: Porsche yang Terobos Jalur Busway Dikemudikan Mahasiswi, Kini Mobilnya Disita Polisi

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang mengadili perkara Petamburan dan Megamendung, Suparman Nyompa menyatakan tidak keberatan dengan rencana JPU.

Dia hanya meminta pada sidang lanjutan pihak JPU dan Rizieq Shihab sudah hadir di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta Timur pada pukul 09.00 WIB agar sidang dimulai tepat waktu.

"Jadi sidang ditunda hari Kamis tanggal 29 (April 2021) jam sembilan pagi nanti Insya Allah. Sidang ditutup," tutur Suparman menyatakan sidang hari ini ditutup.

Sebagai informasi, sidang pemeriksaan saksi dari pihak JPU yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur hari ini meliputi tiga berkas perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan Rizieq, yakni nomor 221, 222, dan 226.

Perkara nomor 221 berkas untuk Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan warga di Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada November 2020 lalu.

Perkara nomor 222 merupakan berkas kasus yang sama dengan terdakwa H. Haris Ubaidillah, H. Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus Alias Idrus Al Habsyi, dan Maman Suryadi.

Perkara nomor 226 merupakan berkas untuk Rizieq Shihab dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung, Bogor pada November 2020 lalu.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved