Breaking News:

Penyebar Babi Ngepet di Depok Ditangkap

Cuma Berdasar WAG dan Kumpul di Belakang Rumah, Terungkap Mengapa Warga Termakan Hoaks Babi Ngepet

Cuma berdasar informasi di WhatsApp Group (WAG) dan berkumpul di belakang rumah Adam Ibrahim, terungkap mengapa warga percaya dengan babi ngepet.

TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma
Babi yang diduga jadi-jadian dan diamankan warga di Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Selasa (27/4/2021).Cuma berdasar informasi di WhatsApp Grup (WAG) dan berkumpul di belakang rumah Adam Ibrahim, terungkap mengapa warga Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat percaya dengan isu babi ngepet. 

TRIBUNJAKARTA.COM, DEPOK - Cuma berdasar informasi di WhatsApp Group (WAG) dan berkumpul di belakang rumah Adam Ibrahim, terungkap mengapa warga Kelurahan Bedahan, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat percaya dengan isu babi ngepet.

Diketahui, isu penangkapan babi ngepet yang menggegerkan media sosial itu ternyata hanya karangan Adam Ibrahim, pria yang disebut sebagai ustaz di wilayah tempat tinggalnya.

Adam Ibrahim kini telah ditangkap polisi karena dianggap menyebarkan berita bohong.

Akibat perbuatannya, Adam dikenakan Pasal 14 Ayat 1 dan atau Ayat 2 Undang-Undang Dasar Nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dengan ancaman hingga 10 tahun penjara.

Yang jadi pertanyaan, mengapa warga di wilayah itu percaya dengan bualan Adam Ibrahim.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, terungkap bahwa warga di wilayah itu hanya mengetahui informasi mengenai proses penangkapan babi ngepet dari cerita Adam Ibrahim saja.

Baca juga: Adam Ibrahim Beli Online Babi Ngepet Rp1,1 Juta Termasuk Ongkir, Lalu Bikin Skenario Biar Terkenal

Sebab, tak ada satu pun dari mereka yang terlibat dalam proses penangkapan babi ngepet yang disebutnya proses penangkapan harus dilakukan secara bugil.

Usut punya usut, warga Bedahan hanya saling berkomunikasi melalui WAG yang dikomandoi oleh Adam Ibrahim.

Saat proses penangkapan yang dikarang oleh Adam Ibrahim pada Selasa (27/4/2021) dini hari, warga berkumpul di belakang rumah sang ustaz.

Saat proses penangkapan babi, Adam Ibrahim tak memperbolehkan ada satu pun warga yang keluar dan melihat 'perjuangannya' menangkap babi tersebut.

Baca juga: Adam Mengaku Khilaf Karang Cerita Bohong Babi Ngepet, Iman Saya Lemah

Baca juga: Demi Terkenal, Dalang Babi Ngepet di Depok Rela Beli Babi Seharga Rp 900 Ribu Pakai Cara Ini

Baca juga: HEBOH Diduga Babi Ngepet di Depok Ternyata Dibeli Online, Ini Motif Licik Pelaku: Supaya Terkenal

Halaman
1234
Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Elga H Putra
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved