Breaking News:

Penyebar Babi Ngepet di Depok Ditangkap

Pelaku Rekasaya Babi Ngepet Diringkus, Apakabar Ibu Julid Tetangganya Nganggur Tapi Duitnya Banyak?

Kabar babi ngepet di Depok yang sempat viral di jagad media sosial membuat salah seorang warga sekitar menuduh tetangganya pakai pesugihan.

Editor: Wahyu Aji
kolase Instagram @mintulgemintul/tribunjakarta
Menuduh Tetangga Pesugihan Padahal Isu Babi Ngepet Rekayasa, Begini Kabar Bu Wati Sekarang 

TRIBUNJAKARTA.COM - Polisi membongkar kabar yang membuat resah warga terkait temuan babi ngepet diduga jadi-jadian di Sawangan Depok beberapa hari lalu.

Pelaku yang merekayasa kabar tersebut pun sudah diringkus.

"Semuanya yang sudah viral tiga hari sebelumnya adalah hoaks, itu berita bohong," kata Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Cuma Berdasar WAG dan Kumpul di Belakang Rumah, Terungkap Mengapa Warga Termakan Hoaks Babi Ngepet

Imran menjelaskan, rekayasa dimulai ketika di permukiman itu, beberapa warga mengeluh uangnya hilang Rp 1 juta-Rp 2 juta.

Kabar penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, beberapa hari lalu kini telah dipastikan sebagai rekayasa
Kabar penangkapan babi ngepet di Bedahan, Sawangan, Depok, beberapa hari lalu kini telah dipastikan sebagai rekayasa (Istimewa)

"Tujuan mereka adalah supaya lebih terkenal di kampungnya, karena ini merupakan salah satu tokohlah sebenarnya, tapi disebut tokoh juga tidak terlalu terkenal, jadi supaya dia dianggap saja," ungkap Imran dilansir dari Kompas.com berjudul Isu babi ngepet di Depok Hasil Rekayasa, Polisi Tangkap Pelaku.

AI lalu bekerja sama merekayasa penangkapan babi itu dengan delapan temannya. Cerita-cerita soal penangkapan babi secara telanjang bulat juga bohong.

"Seolah-olah mengarang cerita, ada tiga orang, satu orang turun tanpa menapakkan kaki, kemudian keduanya pergi naik motor, tiba-tiba satu setengah jam berubah jadi babi, padahal itu tidak benar. Sudah direncanakan," jelas Imran.

Polisi menjerat AI dengan Pasal 10 ayat 1 atau 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. AI terancam kurungan 10 tahun penjara.

Sementara itu, delapan rekan AI saat ini masih diproses polisi.

Bu Wati Tuduh Tetangga babi ngepet

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved