Breaking News:

Ramadan 2021

Puluhan Santri di Bekasi Keracunan Lontong Sayur dan Es Buah, Begini Kronologi Kejadiannya

Puluhan santri Yayasan Pondok Pesantren Asshofiani Ahmadi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi mengalami keracunan usai menyantap takjil berbuka.

Tribunnews.com
Ilustrasi keracunan 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, SUKAWANGI - Puluhan santri Yayasan Pondok Pesantren Asshofiani Ahmadi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi mengalami keracunan usai menyantap takjil berbuka puasa.

Yeni Eriyani ketua Yayasan Asshofiani Ahmadi menceritakan, peristiwa keracunan ini terjadi pada, Selasa (27/4/2021) lalu.

Secara keseluruhan, jumlah korban yang mengalami gejala mual, muntah, pusing hingga dilarikan ke klinik sebanyak 85 orang termasuk guru pondok pesantren.

Baca juga: 70 Santri Pondok Pesantren di Bekasi Keracunan, Diduga Usai Makan Takjil dan Nasi Bungkus

"Kebetulan saya enggak makan (takjil), total ada 85 orang termasuk guru-guru yang keracunan," kata Yeni saat dikonfirmasi, Kamis (29/4/2021).

Dia menjelaskan, hidangan berbuka puasa diberikan oleh seorang donatur berupa lontong sayur dan es buah.

Yeni menduga, kedua makanan itu menjadi sumber puluhan santri di pondok pesantrennya mengalami keracunan.

Baca juga: 70 Santri Pondok Pesantren di Bekasi Keracunan, Diduga Usai Makan Takjil dan Nasi Bungkus

"Jadi itu takjil lontong sayur dan es buah dipesan oleh donatur, ada 110 porsi yang dikirim ke kami untuk hidangan berbuka," ucapnya.

Buka pausa saat itu berjalan seperti biasa, para santri secara tertib menerima takjil satu per satu dan duduk di area utama pondok pesantren.

Namun, usai memakan santapan berbuka puasa berupa lontong sayur dan es campur buah naga, para santri mulai merasakan sakit perut.

Halaman
1234
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved