3 Faktor Prediksi Malam Nanti Akan Terjadi Lonjakan Penumpang di Terminal Kalideres
Malam nanti diprediksi terjadi lonjakan penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
TRIBUNJAKARTA.COM, KALIDERES - Malam nanti diprediksi terjadi lonjakan penumpang yang berangkat dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat.
Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnaen menyebut ada tiga faktor yang membuat akan terjadinya penumpang di sore hingga malam nanti.
Pertama, kata Revi, karena besok merupakan akhir pekan dimana pekerja akan memanfaatkan waktu liburnya untuk pulang ke kampung halaman.
"Kemudian besok kan juga sudah awal bulan. Para pekerja yang sudah gajian kemungkinan akan pulang," kata Revi di Terminal Kalideres, Jumat (30/4/2021).
Prediksi ketiga, karena esok merupakan akhir pekan terakhir sebelum larangan mudik berlaku sejak 6 Mei 2021.
Perantau yang tak mau berlebaran di Jakarta diprediksi memilih pulang kampung sebelum dilarang pemerintah.
"Prediksi saya nanti sore atau besok tanggal 1 peningkatan untuk mudik," kata Revi.
Revi memperkirakan kenaikan jumlah penumpang pada jam pulang kerja, yakni di atas pukul 16.00 WIB hingga malam nanti.
Sedangkan untuk saat ini, tujuan favorit pemudik dari Terminal Kalideres menuju kota tujuan Padang, Palembang, Lampung dan Jawa Tengah.
Batasi 50 Persen Kapasitas
Baca juga: Persija Jakarta Terancam Tak Ikut Liga 1 2021 Akibat Kerumunan Suporter Usai Juara Piala Menpora
Baca juga: Jangan Sembarang Minum Obat, Ini 4 Cara Mengatasi Sakit Gigi pada Ibu Hamil
Guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Terminal Kalideres, Revi mengatakan pihaknya tetap membatasi kuota 50% penumpang per armada bus.
Revi menuturkan, tetap menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan pemeriksaan tes GeNose secara acak.

"Kemarin kita targetkan (tes GeNose) satu hari 15, kalau ada peningkatan kita akan maksimalkan sampai berapa kali lipat dari yang biasa supaya penumpang yang berangkat dan diperiksa seimbang," bebernya.
Selain itu, pihaknya juga telah mendirikan posko pengawasan mudik untuk cek kesehatan terpadu.
"Di posko kesehatan sudah dipersiapkan, kalau ada yang positif GeNose akan dilakukan tes PCR oleh petugas Puskesmas Kalideres yang stand by di posko," tuturnya.