Breaking News:

Menko Airlangga Ajak Perguruan Tinggi Bersinergi Tingkatkan Daya Saing dan Investasi

Menko Airlangga mengatakan, melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat mendatangkan manfaat untuk membangkitkan ekonomi

Istimewa
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto dalam pembukaan kegiatan Sosialisasi Penguatan Wirausaha Alumni Program Kartu Prakerja Melalui Pembiayaan KUR Platform Perbankan Mitra Program Kartu Prakerja, Kamis (8/4/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengajak perguruan tinggi untuk bersinergi dan melakukan koordinasi yang baik dalam upaya peningkatan daya saing dan investasi untuk pemulihan ekonomi yang semakin baik.

“Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama mewujudkan pemulihan ekonomi melalui sinergi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan perguruan tinggi, terutama dalam bidang peningkatan daya saing dan investasi,” ujar Menko Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).

Hal itu diungkapkannya saat menjadi keynote speaker dalam Dialog Diskusi bertajuk ‘Transformasi Ekonomi: Mendorong Investasi di Indonesia Melalui Implementasi UU Cipta Kerja’ di Universitas Sriwijaya Palembang, Kamis (29/4/2021).

Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan, melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat mendatangkan manfaat untuk membangkitkan ekonomi.

Baca juga: Realisasi Anggaran PEN Mendukung Membaiknya Pertumbuhan Ekonomi

Baca juga: Ingatkan Perusahaan Bayar THR Tepat Waktu, Pemprov DKI: Demi Meningkatkan Perekonomian

Ditambah, kata Menko Airlangga, penanganan Covid-19 terus menghasilkan angka kasus aktif yang semakin membaik diikuti dengan program vaksinasi yang sudah disuntikkan hingga 27 April 2021 yang mencapai lebih dari 19,1 juta dosis. Sehingga momentum pemulihan ekonomi yang sedang berjalan harus tetap dijaga bahkan semakin ditingkatkan lagi.

“Ekonomi Indonesia juga diprediksi rebound di tahun 2021 dan diproyeksikan ekonomi kita akan tumbuh di 4,5 sampai 5,3 persen di tahun 2021 dan 5,4 sampai 6 persen di tahun 2022,” kata Menko Airlangga.

Untuk itu, Menko Airlangga mengatakan, pemerintah akan segera menerapkan peraturan kementerian/lembaga sebagai pedoman pelaksanaan teknis Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Diharapkan penerapan UU Cipta Kerja mampu mendongkrak perekonomian Indonesia dalam jangka menengah panjang.

“Perjuangan untuk membangkitkan ekonomi dari pandemi Covid-19 masih terus berlanjut. Investasi menjadi kunci dalam mewujudkan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Menko Airlangga.

Acara ini turut dihadiri oleh Rektor Universitas Sriwijaya Anis Saggaff, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Setda Provinsi Sumatera Selatan Ekowati Ratna Ningsih, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono, Kepala Biro Hukum dan Organisasi I Ktut Hadi Priatna, Dosen FEB Universitas Sriwijaya Didik Susetyo, Perencanaan Ahli Madya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Provinsi Sumatera Selatan Apri Nuryanti, dan Wakil Ketua Kadin Provinsi Sumatera Selatan Elysa Dian Thamrin.

Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved