Breaking News:

Buruh FSPMI Bekasi Suarakan Tolak Omnibus Law Saat Peringatan May Day 2021

Buruh dari FSPMI Bekasi, menyuarakan tolak UU Omnibus Law dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2021.

TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Buruh FSPMI Bekasi menggelar unjuk rasa peringatan May Day 2021 di depan Kantor Pemkot Bekasi, Sabtu (1/5/2021). 

Laporan wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI SELATAN - Buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi, menyuarakan tolak UU Omnibus Law dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2021.

Penyampaian aspirasi buruh FSPMI Bekasi berlangsung sederhana di depan kantor Pemerintah Kota Bekasi.

Jumlah peserta aksi di May Day kali ini tidak terlalu besar.

Divisi Aksi FSPMI Bekasi Heru Purdianto mengatakan, momen May Day 2021 ini tetap penyampaian aspirasi dilakukan dengan cara turun ke jalan.

Namun, lanjut dia, peserta yang ikut turun ke jalan May Day kali ini memang tidak dalam jumlah besar, mengingat situasi pandemi dan bulan suci Ramadan 1442 H.

Baca juga: Massa Buruh Terus Berdatangan Peringati May Day, Jalan Medan Merdeka Barat Ditutup

"Pada dasarnya kami tetap menyuarakan aspirasi di momen May Day, kita ingin Pemkot Bekasi dalam hal ini menerika rekomendasi dua pokok aspirasi kami," kata Heru, Sabtu (1/5/2021).

Terdapat dua aspirasi atau tuntutan yang disuarakan buruh.

Pertama UU Omnibus Law Cipta Kerja serta penetapan Upah Minimum Sektoral (UMSK) 2021.

Buruh FSPMI Bekasi menggelar unjuk rasa peringatan May Day 2021 di depan Kantor Pemkot Bekasi, Sabtu (1/5/2021).
Buruh FSPMI Bekasi menggelar unjuk rasa peringatan May Day 2021 di depan Kantor Pemkot Bekasi, Sabtu (1/5/2021). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

"Meminta MK (Mahkamah Konsitusi) mencabut UU Omnibus Law khususnya klaster ketenagakerjaan, serta menuntut penetapan UMKS 2021," paparnya.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved