Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Langgar Jam Operasional, Warung Kopi di Tugu Utara Diberi Sanksi Tertulis

Satpol PP Kecamatan Koja menindak warung kopi yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19 di wilayah Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Dok. Satpol PP Kecamatan Koja
Satpol PP Kecamatan Koja menindak warung kopi yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19 di wilayah Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Satpol PP Kecamatan Koja menindak warung kopi yang melanggar aturan protokol kesehatan Covid-19 di wilayah Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Warkop tersebut kemudian diberikan sanksi teguran tertulis.

Kasatpol PP Kecamatan Koja Roslely Tambunan mengatakan, penindakan ini dilakukan dalam razia rutin pengawasan prokes Covid-19.

Dari lima tempat yang dikunjungi, satu di antaranya kedapatan melanggar prokes.

"Ada satu Warkop di wilayah Kelurahan Tugu Utara yang melanggar jam operasional yang telah ditentukan sehingga diberikan teguran tertulis," kata Roslely, Sabtu (1/5/2021).

Kegiatan pengawasan tempat usaha, restoran, rumah makan, dan kafe akan tetap dilaksanakan dalam masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro di wilayah DKI Jakarta.

Satpol PP Koja akan terus memantau aktivitas masyarakat selama masa PPKM untuk mencegah risiko penyebaran Covid-19.

"Nantinya, kami akan bergerak lagi ke wilayah lainnya sebagai upaya peningkatan kedisplinan masyarakat terhadap prokes Covid-19," ujar Roslely.

Baca juga: Sensen Naik Darah Raffi Ahmad Diancam Dibunuh, Pelaku Nangis-nangis dan Minta Maaf Diseret ke Polisi

Baca juga: Sejumlah Buruh Diamankan Dekat Istana Negara, Jerit Tangis Wanita: Itu Suami Saya, Pak

Roslely menilai, akan sangat disayangkan apabila di situasi pandemi Covid-19 yang masih merebak warga belum bisa mematuhi prokes.

Karenanya sanksi tegas akan terus diterapkan sesuai dengan jenis pelanggarannya dalam rangka memberikan efek jera.

"Berbagai cara untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya prokes di masa pandemi sudah dilakukan dan jika ditemukan pelanggaran tetap akan dikenakan sanksi," ucap Roslely.

"Tetap patuhi prokes karena pandemi belum selesai. Tanpa ada kerjasama dari semua maka upaya perlawanan terhadap Covid-19 akan sia-sia," pungkasnya.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved