Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Berjubel Ribuan Pembeli di Pasar Tanah Abang Minggu Siang: Tak Ada Jaga Jarak, Ada Tak Pakai Masker

Jelang Lebaran 2021, pusat grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, diserbu ribuan pengunjung.

TribunJakarta.com/Dionisius Arya Bima Suci
Suasana Pasar Tanah Abang dan sekitarnya dijejali ribuan pembeli pada Minggu (2/5/2021) siang. Sementara Jalan Jatibaru Raya yang bersisian dengan Stasiun Tanah Abang ditutup. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Jelang Lebaran 2021, pusat grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, diserbu ribuan pengunjung.

Pantauan TribunJakarta.com pada Minggu (2/5/2021) siang, kepadatan sudah tampak di Jalan Jatibaru Raya dekat Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Guna mengurai kepadatan, Jalan Jatibaru Raya yang mengarah ke Pasar Tanah Abang ditutup sementara.

Para pengunjung pun memadati sisi jalan yang tepat berada di bawah Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang.

Mereka tampak lalu lalang sambil membawa plastik berisi pakaian yang mereka beli untuk menyambut hari raya Idul Fitri.

Baca juga: Jadi Alternatif Tempat Berbelanja Pakaian Lebaran, PGC Mulai Ramai Dikunjungi Masyarakat

Mayoritas para pengunjung itu tak datang sendiri, mereka turut serta membawa kerabatnya.

Tampak para pengunjung berdesak-desakan sehingga tak bisa menjaga jarak satu sama lain.

Suasana Pasar Tanah Abang dan sekitarnya dijejali ribuan pembeli pada Minggu (2/5/2021) siang. Sementara Jalan Jatibaru Raya yang bersisian dengan Stasiun Tanah Abang ditutup.
Suasana Pasar Tanah Abang dan sekitarnya dijejali ribuan pembeli pada Minggu (2/5/2021) siang. Sementara Jalan Jatibaru Raya yang bersisian dengan Stasiun Tanah Abang ditutup. (TribunJakarta.com/Dion Arya Bima Suci)

Bahkan, tak sedikit terlihat pengunjung yang tak mengenakan masker dengan benar.

Trotoar di sekitar Jalan Jatibaru, Tanah Abang pun mendadak berubah menjadi lapak dagangan.

Para pedagang terdengar berteriak demi menarik perhatian pengunjung yang datang.

"Obral-obral, yuk mari diskon, sayang anak, sayang anak," ucap seorang pedagang sambil berteriak.

Sejumlah pejalan kaki yang mendengar teriakan itu pun mwndatangi lapak pedagang itu sehingga kerumunan tak bisa dihindari.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved