Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Kubu Rizieq Shihab Tak Hadirkan Saksi Fakta untuk Kasus Kerumunan Megamendung, Ini Alasannya

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab menyatakan tidak bakal menghadirkan saksi dalam sidang perkara kerumunan warga di Megamendung

TribunJakarta.com/Bima Putra
Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CAKUNG - Tim kuasa hukum Rizieq Shihab menyatakan tidak bakal menghadirkan saksi dalam sidang perkara kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Bogor.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar mengatakan pihaknya tidak menghadirkan saksi atas kerumunan pada 13 November 2020 lalu karena menilai tidak ada saksi dalam kejadian tersebut.

"Megamendung kita enggak pakai saksi, karena kan memang enggak ada saksi. Orang itu orang-orang Ponpes semua di atas, yang dilaporkan yang di atas. Di atas enggak ada orang masuk," kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021).

Menurut tim kuasa hukum saat kerumunan sekitar 3.000 orang yang berjejer dari kawasan Gadog tidak ada satu pun warga luar yang masuk ke Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah.

Sementara di laporan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor kasus yang membuat Rizieq kini berstatus terdakwa kerumunan berada dalam Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah.

"Untuk kasus Megamendung enggak ada (saksi), kalau saksi ahli mungkin ada, tapi kalau saksi fakta enggak ada," ujarnya.

Aziz menuturkan dari dua kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan terkait kerumunan pihaknya hanya menghadirkan saksi untuk kasus di Petamburan, Jakarta Pusat, sementara Megamendung tidak.

Kerumunan di Petamburan yakni saat kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan acara pernikahan putri keempat Rizieq digelar pada 14 November 2020 lalu di Jalan KS Tubun, Kelurahan Petamburan.

Dalam kasus Petamburan Rizieq didakwa menghasut warga datang pada kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempatnya sehingga menimbulkan kerumunan sekitar 5.000 warga.

Baca juga: Kubu Rizieq Shihab Bawa Saksi Meringankan di Sidang Kasus Kerumunan Hari Ini

Baca juga: Habib Rizieq Shihab Keberatan JPU Hadirkan Polisi jadi Saksi Ahli, Begini Alasannya

Baca juga: Putar Video Presiden Jokowi di Maumere, Hakim Tegur Kuasa Hukum Rizieq Shihab: Jangan Buang Waktu

"Saksi untuk kasus Petamburan hari ini dua orang. Untuk total saksi di kasus Petamburan tidak sampai 10 orang, itu sudah termasuk saksi ahli," tuturnya.

Sebagai informasi, dalam sidang perkara kerumunan di Megamendung Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya menghadirkan sejumlah saksi guna membuktikan dakwaan mereka.

Di antaranya Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah yang merupakan pelapor dalam kasus ini, Camat Megamendung Endi Rismawan, dan Kepala Bidang Ketertiban Umum Satpol PP Kabupaten Bogor, Teguh Sugiarto.

Saat dihadirkan sebagai saksi dari JPU pada sidang Senin (14/4/2021) Agus menuturkan bahwa kerumunan terjadi karena warga menyambut kedatangan Rizieq yang hendak menuju Pondok Pesantren Alam Agrokultural.

"Jadi kerumunan itu bermula dari Simpang Gadog, terus naik ke atas, sampai ke lokasi Pondok Pesantren Alam Agrokultural. Saya kebetulan tidak di lokasi, tapi dari hasil laporan yang hadir cukup banyak. Kurang lebih 3.000 an di lapangan. Mereka berkerumun," kata Agus, Senin (14/4/2021).

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved