Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di DKI

Pemprov DKI Akui Baru Buat Aturan Cegah Kerumunan di Pasar Tanah Abang Usai Viral di Medsos

Banyak pihak yang menyayangkan lambatnya Pemprov DKI dalam melakukan langkah antisipasi kerumunan di Pasar Tanah Abang

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONISIUS ARYA BIMA SUCI
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berada di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Kerumunan di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang terjadi dua hari terakhir menjadi sorotan.

Banyak pihak yang menyayangkan lambatnya Pemprov DKI dalam melakukan langkah antisipasi.

Pasalnya, beragam kebijakan baru dibuat setelah kerumunan di pusat grosir terbesar se-Asia Tenggara itu viral di media sosial.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengakui, pihaknya baru bergerak setelah viralnya video dan foto di media sosial yang memperlihatkan kondisi Pasar Tanah Abang yang penuh sesak dengan pengunjung.

"Itu kan baru kemarin viral ya kan," ucapnya saat ditemui di gedung DPRD DKI, Senin (3/5/2021).

Walau demikian, anak buah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini membantah bila pihaknya lemah dalam melakukan pengawasan.

Syahrini berkilah, awalnya penumpukan hanya terjadi di Stasiun Tanah Abang pada Jumat (30/4/2021) sore.

"Jadi bukan tidak dipantau. Tapi di Pasar Tanah Abangnya tidak terlalu padat, tidak ada kepadatan. Memang pada saat sore hari, kemarin Jumat itu masyarakat menumpuk di Stasiun Tanah Abang," ujarnya.

"Karena semua orang yang tadinya tersebar di pasar menumpuk menuju satu titik di Pasar Tanah Abang," sambungnya.

Baca juga: Stasiun Tanah Abang Tak Beroperasi pada Sore Hari, Pengemudi Ojol: Serba Salah Hidup Saya

Halaman
12
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved