Breaking News:

Remaja di Depok Dipukuli Hingga Dibacok Orang Tak Dikenal Sampai Terbaring Lemah

Kapolsek Cimanggis, Kompol Ibrahim Joao Sadjab, mengatakan, peristiwa penyerangan korban terjadi di Jalan Jatijajar II, Tapos, Kota Depok

Shutterstock via Kompas
Ilustrasi pembacokan 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, CIMANGGIS - YNF (19) harus terbaring lemah usai menjalani perawatan akibat menjadi korban penyerangan hingga punggung bagian kirinya robek terkena sabetan senjata tajam.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Ibrahim Joao Sadjab, mengatakan, peristiwa penyerangan korban terjadi di Jalan Jatijajar II, Tapos, Kota Depok, beberapa hari lalu.

Awal mulanya kejadian tersebut, YNF tengah asik nongkrong di warung kopi sekitar lokasi kejadian bersama sejumlah temannya.

Tetiba, korban ditelepon oleh temannya yang lain untuk mengajak bermain futsal di kawasan Banjaran Pucung.

Ajakan tersebut pun disetujui korban. Beberapa meter ia meninggalkan warung kopi dengan sepeda motornya, sebuah teriakan dari sekumpulan remaja terdengar mengarah padanya.

"Korban berhenti kemudian korban disamperin oleh beberapa orang kurang lebih 15 orang, setelah korban berhenti kemudian korban dipukul di bagian jidat dan ditendang dibagian perut sebelah kiri," ujar Ibrahim dikonfirmasi wartawan, Senin (3/5/2021).

Mendapat penganiayaan dari sejumlah orang tak dikenal, korban pun melawan dan berhasil melarikan diri untuk meminta pertolongan.

"Kemudian korban mendatangi temannya yang sedang berada di lapangan futsal, lalu korban bersama tiga temannya mencari orang yang sudah memukuli korban dan kemudian menemukan para pelaku di lokasi kejadian," jelasnya.

Baca juga: Benarkah Ustaz Abdul Somad Siapkan Pesantren di Pekanbaru untuk Kado Nikah? Ini Faktanya

Baca juga: Viral Jemaah Dilarang Bermasker, Terkuak Pengurus Masjid Pernah Ditegur 2 Kali: Tapi Terulang Lagi

Baca juga: Video Dilarang Pakai Masker di Masjid Kadung Viral, Ketua DKM Minta Maaf: Kita Tak Bermaksud Kasar

Bertemu dengan kelompok orang yang menganiayaanya, korban pun berujar "siapa yang memukul saya".

"Para pelaku langsung menghampiri dan menghajar korban dengan membawa celurit sampai kemudian terjatuh, dan kemudian korban dibacok menggunakan celurit yang mengakibatkan pundak tangan sebelah kiri korban jadi sobek," tuturnya.

"Tidak lama langsung datang warga untuk melerai kejadian tersebut para pelaku langsung melarikan diri, dan korban langsung dibawa oleh temannya ke klinik di daerah Naterman," timpalnya lagi.

Atas kejadian tersebut, korban pun membuat laporan ke pihak kepolisian, yang langsung berhasil mengamankan satu dari sejumlah pelaku berinisial RAS (19).

Saat ini, pelaku yang berhasil diamankan tengah dimintai keterangan, sementara kasusnya tengah dalam penyelidikan.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved