Breaking News:

Munarman Ditangkap Densus 88

Sebut Bubuk di Markas FPI Pembersih Toilet, Pengacara Rizieq Kini Hormati Hasil Uji Puslabfor Polri

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab enggan menanggapi hasil uji pusat laboratorium forensik (Puslabfor) Polri terkait bubuk dan cairan.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Aji
TribunJakarta.com/Bima Putra
Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). 

Ini barang berhaya yang ditemukan

Densus 88 Antiteror Polri menggeledah bekas markas Front Pembela Islam (FPI) di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Selasa (27/4/2021).

Penggeledahan itu dilakukan menyusul penangkapan mantan petinggi FPI Munarman terkait aksi terorisme.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Densus 88 menemukan sejumlah bahan peledak dalam penggeledahan di markas FPI.

Baca juga: Lurah Sebut Munarman Disebut Aktif Ikut Kegiatan Warga, Tapi Tidak Memberi Ceramah

"Ada beberapa botol plastik yang berisi cairan TATP. Cairan TATP ini merupakan aseton yang digunakan untuk bahan peledak, yang mirip dengan yang ditemukan di Condet dan Bekasi beberapa waktu yang lalu," kata Ramadhan di Polda Metro Jaya.

Selain itu, jelas Ramadhan, polisi juga menemukan beberapa tabung yang berisi serbuk mengandung nitrat.

"Serbuk yang dimasukkan di dalam botol-botol, yang serbuk tersebut mengandung nitrat yang sangat tinggi. Jenis aseton, dan itu juga akan didalami oleh penyidik," ujar dia.

"Kemudian ditemukan beberapa atribut ormas yang sudah dilarang pemerintah dan beberapa dokumen," tambahnya.

Baca juga: Bukan Hanya Sekali, Polri Sebut Munarman Terlibat Aksi Terorisme Terjadi Beberapa Waktu Belakangan

Saat ini, Munarman telah dibawa ke Polda Metro Jaya. Pantauan TribunJakarta.com, Munarman tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 19.45 WIB.

Ia langsung dibawa ke Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved