Breaking News:

Damkar Jakarta Timur Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Kebakaran

Muchtar Zakaria mengatakan jajarannya sudah mensosialisasikan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di 4.692 lokasi.

TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (PKP) Jakarta Timur Muchtar Zakaria saat memberi keterangan di Jatinegara, Rabu (23/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - Status Jakarta Timur sebagai kota paling luas dan padat penduduk se-DKI membuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran digencarkan.

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan jajarannya sudah mensosialisasikan pencegahan dan penanggulangan kebakaran di 4.692 lokasi.

Jumlah tersebut akumulasi sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang dilakukan di 10 Kecamatan se-Jakarta Timur selama empat bulan terakhir.

"Setiap hari kami berkeliling untuk mengedukasi masyarakat, menggunakan alat pengeras suara di sepeda motor maupun mobil untuk menyampaikan materi sosialisasi," kata Muchtar saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (4/5/2021).

Sosialisasi yang dilakukan jajaran Damkar Jakarta Timur meliputi upaya pencegahan kebakaran akibat kebocoran gas, instalasi listrik yang merupakan dua penyebab utama amuk si jago merah.

Baca juga: Gardu PLN Terbakar di Bukit Duri, Diduga Korsleting Listrik

Baca juga: Terminal Kampung Rambutan Tambah Unit Bus Antisipasi Lonjakan Keberangkatan Penumpang

Baca juga: Cerita Ketua DPRD Kota Bekasi Bertahun-tahun Berpuasa di Negeri Sakura

Tidak hanya sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran, kini jajaran Damkar Jakarta Timur mensosialisasikan upaya pencegahan penularan Covid-19 meluas terhadap warga.

"Sosialisasi dilakukan dengan sistem jemput bola agar tidak memicu kerumunan di masyarakat. Waktu sosialisasi dilakukan pagi hari pukul 09.00 WIB dan sore hari pukul 16.00-17.00 WIB," ujarnya.

Kasi Pencegahan Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Edi Parwoko menuturkan sosialisasi dilakukan sedari permukiman warga hingga tempat ibadah.

Selama empat bulan kegiatan sosialisasi dilakukan di 1.135 rumah ibadah, 3.468 titik jalan lingkungan, dan 89 tempat pendidikan dengan mengerahkan sebanyak 3.838 personel.

"Mudah-mudahan dengan terus digencarkan sosialisasi ini masyarakat semakin paham dan bencana kebakaran bisa terus ditekan," tutur  Edi.

Penulis: Bima Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved