Breaking News:

Ramadan 2021

Putus Penyebaran Covid-19, Pakuwojo Ingatkan Warga Perantauan Tidak Mudik ke Kampung Halaman

Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo) Zainal Arifin menegaskan, penerapan prokes saat ini sangat longgar.

Penyemprotan disinfektan di Cangkreplor. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Jelang Hari Raya Idulfitri banyak masyarakat yang tidak mengindahkan kerumunan.

Di sejumlah kerumunan banyak ditemukan seperti di pasar dan pusat perbelanjaan.

Seperti kasus kerumunan di Pasar Tanah Abang yang belum lama ini menjadi perbincangan.

Bahkan karena tidak mengindahkan protokol kesehatan (Prokes) satu desa di Purworejo, Jawa Tengah kini harus diisolasi, karena puluhan warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Ketua Umum (Ketum) Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo) Zainal Arifin menegaskan, penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, saat ini sangat longgar.

Masyarakat bahkan abai menggunakan masker dan melakukan kerumunan.

“Ada 52 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari klaster ziarah di Desa Tlagabulu, Kaligesing. Ini penyebabnya apa? Karena masyarakat abai menerapkan prokes,” ujar Zainal Arifin di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Ia mengingatkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo agar menerapkan kembali prokes di masyarakat secara ketat.

Seluruh jajaran unsur Satgas Covid-19 dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga kelurahan/ desa dan Rw/ Rt harus tegas.

“Satgas harus tegas kepada mereka yang abai menerapkan Prokes, baik itu yang tidak memakai masker dan berkerumun. Harus digencarkan lagi seperti 2020 lalu,” katanya.

Halaman
12
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved