Breaking News:

Direktur Perusahaan Ini Dicokok Polisi Selundupkan 72 Benih Lobster Lewat Bandara Soekarno-Hatta

Seorang Direktur Utama (Dirut) sebuah perusahaan ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta karena menyelundupkan benih lobster dalam jumlah bombastis.

TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA
Polresta Bandara Soekarno-Hatta saat melakukan ungkap kasus penyelundupan 72.288 benih lobster siap kirim ke negara Singapura pada Selasa (6/4/2021) lalu, Selasa (4/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Ega Alfreda

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG - Seorang Direktur Utama (Dirut) sebuah perusahaan ditangkap Polresta Bandara Soekarno-Hatta karena menyelundupkan benih lobster dalam jumlah bombastis.

Adalah HZ yang menjabat sebagai Direktur Utama PT Berlian Abadi yang dicokok kepolisian lantaran menyelundupkan sebanyak 72.288 benih lobster ilegal.

Sebagai informasi, penyelundupan tersebut dilakukan melalui Apron 8 Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (6/4/2021) sekira pukul 15.00 WIB.

Baca juga: 72 Ribu Benih Lobster Ilegal Diamankan di Bandara Soekarno-Hatta, Senilai Rp 7 Miliar

Rencananya, sebanyak 72.288 benih lobster tersebut akan diterbangkan ke Singapura menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA-0836.

Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Pol Adi Ferdian Saputra menjelaskan, tersangka HZ berperan menyuplai selada air yang diikatkan di kantong berisi benih lobster.

"Perannya HZ menyiapkan sayuran selada air yang dipaking dan dicambur benih lobster untuk mengelabui petugas," jelas Adi di Mapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/5/2021).

Tapi, ternyata jabatan direktur itu hanya akal-akalan HZ saja untuk dapat memuluskan aksi kejahatannya yang merugikan negara.

Baca juga: 72 Ribu Benih Lobster Ilegal Berkedok Sayuran Diciduk di Bandara Soekarno-Hatta

Sebab, kata Adi, PT Berlian Abadi adalah sebuah perusahaan fiktif.

"Direktur PT Berlian Abadi ini perusahaan fiktif yang digunakan HZ untuk menyamarkan nama dalam proses pengiriman benih lobster," ungkap Adi.

Halaman
123
Penulis: Ega Alfreda
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved