Breaking News:

Ramadan 2021

Jelang Idul Fitri, Sudin KPKP Jaksel Belum Temukan Bahan Pangan Mengandung Boraks dan Formalin

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Selatan Hasudungan mengatakan, pihaknya belum menemukan bahan pangan.

TRIBUNJAKARTA.COM/DWI PUTRA KESUMA
Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji dijumpai wartawan di Asrama Dinas Lingkungan Hidup, Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (23/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, CILANDAK - Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) Jakarta Selatan Hasudungan mengatakan, pihaknya belum menemukan bahan pangan yang terindikasi mengandung zat berbahaya.

Hal itu diketahui setelah Sudin KPKP melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga pasar swalayan di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, menjelang perayaan Idul Fitri 1442 Hijriah.

Dari tiga lokasi tersebut, petugas mengambil 133 sampel bahan pangan untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca juga: Pasca Viral Konser Musik di Pasar Minggu, Polisi Imbau Warga Tingkatkan Kesadaran dan Patuhi Aturan

Hasudungan menjelaskan, komoditas yang diperiksa antara lain produk segar asal tumbuhan, kemudian beras, kurma, dan kolang kaling.

"Sampai dengan sekarang dari 133 sampel di tiga titik tersebut tidak ditemukan indikasi dicampur dengan bahan yang berbahaya," kata Hasudungan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/5/2021).

Baca juga: 7 Kali Lolos, Sindikat Penyelundupan Benih Lobster di Bandara Soekarno-Hatta Manfaatkan Covid-19

Hasudungan menjelaskan, dalam pemeriksaan bahan pangan ini pihaknya juga melibatkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Pemeriksaan dari BPOM sebanyak 23 sampel juga tidak ditemukan bahan-bahan berbahaya," ujar dia.

Sementara itu, Plt Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan, pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahan pangan yang akan dikonsumsi masyarakat terbebas dari boraks, formalin, pestisida dan zat berbahaya lainnya.

"Harapannya ini menjadi semangat yang luar biasa dari kita untuk terus menjaga kualitas makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh masyarakat," kata Isnawa Adji.

Penulis: Annas Furqon Hakim
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved