Breaking News:

Ramadan 2021

Larangan Mudik Diterapkan Besok, Wagub DKI Minta Anak Buahnya Tak Sembarangan Terbitkan SIKM

Ahmad Riza Patria mewanti-wanti jajarannya untuk tidak sembarangan memberikan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) kepada masyarakat.

TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Kamis (4/3/2021). Ahmad Riza Patria mewanti-wanti jajarannya untuk tidak sembarangan memberikan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) kepada masyarakat. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mewanti-wanti jajarannya untuk tidak sembarangan memberikan Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) kepada masyarakat.

Sebab, SIKM hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak.

"Terkait SIKM sudah dikeluarkan (aturannya), kami minta dapat diberikan kepada orang tertentu saja," ucapnya, Rabu (5/5/2021).

Adapun SIKM bakal mulai diterapkan besok, saat larangan mudik diberlakukan pada 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

Sesuai aturan dari pemerintah pusat, SIKM hanya diberikan kepada masyarakat yang bekerja atau melakukan perjalanan dinas, kunjungan keluarga sakit, dan kunjingan duka anggota keluarga meninggal.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Senin (26/4/2021).
 
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balai Kota, Senin (26/4/2021).   (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFEDA)

Kemudian, ibu hamil yang didampingi oleh satu orang anggota keluarga, serta kepentingan persalinan yang didampingi maksimal dua orang.

"Jadi yang penting dan esensial saja. Yang lain-lain tidak diperkenankan," ujarnya di Polda Metro Jaya.

Baca juga: Disebut Bohong di Kasus Tes Swab RS UMMI, Rizieq Shihab Minta Hakim Abaikan Keterangan Saksi Ahli

Baca juga: Polres Metro Jakarta Pusat Ancam Ringkus Pelaku Tawuran Menjelang Lebaran 2021

Baca juga: H-1 Larangan Mudik, Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Tembus 60 Ribu Perhari

Tak hanya itu, masyarakat yang ingin melakukan perjalanan ke luar kota juga wajib dilengkapi dokumen hasil pemeriksaan Covid-19.

"Kami juga akan melakukan kegiatan pembagian masker dan tes rapid antigen secara random di setiap perjalanan," kata Ariza.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved