Breaking News:

Ramadan 2021

Masyarakat yang Takbir Keliling Bisa Dipidana, Polisi: Menempatkan Orang Lain Pada Situasi Berbahaya

Polres Metro Jakarta Pusat bakal memidana masyarakat yang melakukan takbir keliling menjelang lebaran 2021.

TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
 Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi, bersama TNI dan jajarannya menggeledah bekas tempat atau markas Front Pembela Islam (FPI), Jalan Petamburan III, Selasa (27/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Polres Metro Jakarta Pusat bakal memidana masyarakat yang melakukan takbir keliling menjelang lebaran 2021.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan takbir keliling tidak perbolehkan.

"Tidak ada takbir keliling yang sifatnya kerumunan, tidak boleh," kata Hengki, saat diwawancarai Wartawan, di Lapangan Silang Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (5/5/2021).

"Jadi, di fase pandemi ini ada hal yang sifatnya spesifik, menempatkan orang lain pada situasi yang berbahaya itu merupakan tindak pidana," lanjut Hengki.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Robikin Emhas, pun mendukung larangan takbir keliling yang dikeluarkan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut.

Robikin mengatakan, selama angka penyebaran Covid-19 belum terkendali dan vaksinasi belum selesai, kebijakan pembatasan pergerakan orang perlu dilakukan.

"Takbir keliling dan berbagai kegiatan yang berpotensi tak mungkin menghindarkan kerumunan sebaiknya dihindari. Namun hal itu tak boleh memadamkan nyala syiar keagamaan," kata Robikin, melansir laman Tribunnews.com, pada Selasa (20/4/2021).

Baca juga: Mudik Mulai Besok Dilarang, Wagub Ariza Ajak Warganya Lebaran Secara Virtual

Robikin melanjutkan, umat Muslim dapat menggemakan takbir dari rumah, surau, musala, masjid, dan berbagai tempat ibadah lainnya dengan syarat mematuhi protokol kesehatan.

"Selain itu, masyarakat muslim dapat memanfaatkan sosial media dengan berbagai konten positif dan kreatif dalam merayakan idul fitri," ucap Robikin.

Baca juga: Mudik Mulai Besok Dilarang, Wagub Ariza Ajak Warganya Lebaran Secara Virtual

Diberitakan sebelumnya, Gus Yaqut menegaskan pemerintah melarang adanya takbir keliling menyambut hari raya Idul Fitri 2021.

Baca juga: Idul Adha Saat Pandemi Covid-19, Pemkot Tangsel Imbau Warganya Tidak Takbir Keliling

"Kami tidak perkenankan takbir keliling, silakan takbir dilakukan di dalam masjid atau musala supaya menjaga penularan Covid- 19," kata dia, usai rapat terbatas dengan Presiden, Senin, (19/4/2021).

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved