Breaking News:

Ramadan 2021

Mudik Mulai Besok Dilarang, Wagub Ariza Ajak Warganya Lebaran Secara Virtual

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat lebaran secara virtual dengan sanak keluarga yang tinggal di kampung halaman.

ISTIMEWA
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat lebaran secara virtual dengan sanak keluarga yang tinggal di kampung halaman. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat lebaran secara virtual dengan sanak keluarga yang tinggal di kampung halaman.

Hal ini dikatakan Ariza menanggapi masa larangan mudik Lebaran yang mulai berlaku besok, 6 Mei hingga 17 Mei 2021 mendatang.

"Pelaksanaan hari raya dapat dilakukan secara online melalui video call, media sosial, dan segala macamnya," ucapnya, Rabu (5/5/2021).

Politisi Gerindra ini pun meminta warganya mematuhi larangan mudik ini agar rantai penularan Covid-19 bisa segera diputus.

Sebab, tradisi mudik saat hari raya Idul Fitri ini dikhawatirkan kembali meningkatkan kasus penularan Covid-19, tak hanya di Jakarta, tapi juga di Indonesia.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat meninjau pembangunan Kuil Hindu Tamil pertama di ibu kota, Sabtu (27/3/2021).
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Sabtu (27/3/2021). (Istimewa/Dok Diskominfotik DKI Jakarta)

"Idul Fitri ini kami berharap semua bisa bekerja sama, khususnya masyarakat Jakarta agar tidak melakukan mudik," ujarnya di Polda Metro Jaya.

Berkaca dari pengalaman sebelumnya, kasus Covid-19 di ibu kota sempat meroket imbas libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

Baca juga: Hindari Kerumunan Jelang Lebaran, PLT Wali Kota Jaksel Minta Warga Belanja Baju Lebaran Online

Baca juga: Rizieq Shihab Minta Penangguhan Penahanan Jelang Hari Raya Idul Fitri, Ini Alasannya

Baca juga: Capek Pulang Kerja Malah Dituduh Main Sama Cewek Lain, Suami Emosi Tombak Kepala Istri sampai Tewas

Saat itu, penambahan kasus Covid-19 di ibu kota bisa mencapai 3.500 hingga 4.000 kasus per harinya.

"Sebagaimana kita ketahui di saat libur panjang tahun lalu dan awal tahun ini, terjadi peningkatan (kasus Covid-19) signifikan," tuturnya.

Halaman
1234
Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved