Breaking News:

Antisipasi Virus Corona di Depok

Pertemuan Ibu-Ibu Posyandu Jadi Klaster Baru di Depok, 26 Orang Positif Covid-19 Perhari Ini

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, menemukan klaster baru yang terjadi akibat pertemuan warga di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, saat dijumpai wartawan di Balai Kota Depok, Rabu (5/5/2021). Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, menemukan klaster baru yang terjadi akibat pertemuan warga di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Depok, menemukan klaster baru yang terjadi akibat pertemuan warga di Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Depok, Dadang Wihana, menjelaskan, klaster baru ini dimulai dari pertemuan ibu-ibu Posyandu yang berjumlah 24 orang .

Dari 24 ibu-ibu tersebut, diketahui dua di antaranya menunjukan gejala, sampai akhirnya dilakukan tes Covid-19.

"Jadi diawali dari pertemuan ibu-ibu berjumlah 24 orang, dari klaster itu awalnya ada dua orang yang bergejala dan dilakukan tes sehingga dari 24 orang ada 10 yang terpapar," ujar Dadang usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat di Balai Kota Depok, Rabu (5/5/2021).

Lanjut Dadang, pihaknya pun mentracing kasus penularan ini, dan jumlah yang positif Covid-19 terus bertsmbah hingga berjumlah 23 orang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana ketika dijumpai wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok, Rabu (27/11/2019).
 Dadang Wihana ketika dijumpai wartawan di Hotel Bumi Wiyata, Beji, Kota Depok, Rabu (27/11/2019). (TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma)

Tak henti disitu, tracing pun kembali dilakukan terhadap 54 orang yang diketahui melakukan kontak erat dengan 23 orang yang positif

"Dari kejadian itu kita kembangkan dengan dlakukan tes PCR terhadap 54 orang yang kontak erat itu tiga dinyatakan positif," ungkapnya.

"Pertama sepuluh dan berkembang menjadi 23 orang, dan bertambah kemarin tiga orang , jadi perhari ini 26 kasus," timpalnya menyebut jumlah keseluruhan perhari ini.

Baca juga: Gubernur Anies Dapat Kejutan, Persija Jakarta Bawa Trofi Juara Piala Menpora ke Balai Kota

Baca juga: Densus 88 Anti Teror Tangkap 3 Eks Petinggi FPI di Makassar, Spanduk dan Papan Nama Ikut Diamankan

Baca juga: Rizieq Shihab Minta Penangguhan Penahanan Jelang Idul Fitri, Tidak Ada Sosok Penting jadi Penjamin

Terakhir, Dadang berharap agar warga yang sempat melakukan kontak erat, agar segers melakukan Swab PCR di Puskesmas.

"Puskesmas sudah menfasilitasi dan tidak perlu dipaksanakan ketika nanti ada undangan dari puskesmas bisa langsung datang," pungkasnya.

Penulis: Dwi Putra Kesuma
Editor: Wahyu Septiana
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved