Breaking News:

Ramadan 2021

Polres Metro Jakarta Pusat Ancam Ringkus Pelaku Tawuran Menjelang Lebaran 2021

Polres Metro Jakarta Pusat siap menangkap pelaku tawuran yang merusak suasana dan fasilitas menjelang lebaran 2021.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
 Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi, bersama TNI dan jajarannya menggeledah bekas tempat atau markas Front Pembela Islam (FPI), Jalan Petamburan III, Selasa (27/4/2021). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Polres Metro Jakarta Pusat siap menangkap pelaku tawuran yang merusak suasana dan fasilitas menjelang Lebaran 2021.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan tawuran kerap terjadi menjelang Lebaran.

Namun, kata Hengki, wilayah Jakarta Pusat akan terus dipantau sehingga tidak ada lagi tawuran.

Baca juga: Jelang Lebaran, 1.500 Aparat Gabungan Bakal Amankan Pasar hingga Mal di Jakarta Pusat 

"Jika terjadi, saya sudah perintahkan jajaran, kalaupun di-shooting pada saat mereka tawuran, kalau bisa ditangkap, ya ditangkap," kata Hengki, saat apel persiapan Lebaran, di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (5/5/2021).

"Setelah kami tangkap, ini harus memberikan efek jera biar tidak mengulangi lagi," lanjutnya.

Selain mencegah tawuran, Polres Metro Jakarta Pusat juga menerjunkan anggotanya di sejumlah pusat perbelanjaan karena berpotensi menimbulkan kerumunan.

"Ada 1.500 personel TNI-Polri dan juga dukungan dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat," kata Hengki.

"Jadi, kami tempatkan personel di sentra-sentra masyarakat seperti di pusat perbelanjaan dan sebagainya," lanjut Hengki.

Dia mengatakan, operasi persiapan Lebaran ini guna mengantisipasi lonjakan data yang terpapar virus corona Covid-19.

Baca juga: Tenaga Honorer Tak Dapat THR Lebaran, Berikut Penjelasan Menteri Tjahjo Kumolo

"Jangan sampai di fase liburan ini atau hari raya ini terjadi peningkatan atau lonjakan masyarakat yang terinfeksi Covid-19," kata Hengki.

"Berkaca dari tahun lalu terjadi peningkatan yang sangat signifikan setelah adanya arus mudik. Oleh karena itu tahun ini sangat ketat pengawasan kami," lanjutnya.

Menyoal kerumunan pasar Tanah Abang beberapa waktu lalu, kata Hengki, hal tersebut menjadi peringatan agar menegakkan protokol kesehatan perihal Covid-19.

"Seperti yang terjadi di Tanah Abang, segala macam pengalaman ini kami jadikan pelajaran," ujar dia.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved