Breaking News:

Lebaran 2021

Setelah Larangan Mudik Lebaran, Pemerintah Juga Keluarkan Aturan Larangan Bukber dan Open House

Tidak hanya peraturan larangan mudik Lebaran 2021, pemerintah juga mengeluarkan larangan bukber ( buka bersama) hingga open house.

ISTIMEWA
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap, kolaborasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Forum Rektor Indonesia dalam Data Presisi Pemerintahan Desa, mampu melahirkan kebijakan yang tepat sasaran. Hal itu disampaikannya dalam penandatanganan nota kesepahaman antara ketiganya di Sasana Bhakti Praja, Gedung C, Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (29/3/2021). 

TRIBUNJAKARTA.COM - Tidak hanya peraturan larangan mudik Lebaran 2021, pemerintah juga mengeluarkan larangan bukber ( buka bersama) hingga open house.

Pemerintah makin mengetatkan aturan untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19 di Indonesia.

Setelah larangan mudik Lebaran 2021 dilakukan, kini pemerintah juga keluarkan larangan bukber dan open house saat Idul Fitri 1442 Hijriah.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi menandatangani Surat Edaran (SE) yang isinya terkait larangan bukber atau buka bersama dan open house.

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021 Berlaku Mulai 6 Mei Besok, Ini Syarat Warga yang Boleh Berpergian

Mendagri meminta Gubernur, Bupati/Walikota se-Indonesia agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat maupun pasca lebaran.

Hal itu disampaikan melalui Surat Edaran Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadan dan Pelarangan Open House/Halal bi Halal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021, yang ditandatangani eks Kapolri itu pada Selasa (4/5/2021).

TONTON JUGA:

“Diminta kepada Saudara Gubernur, Bupati/Walikota mengambil langkah-langkah sebagai berikut: melakukan pembatasan kegiatan buka puasa bersama, tidak melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah 5 (lima) orang selama Bulan Ramadhan 1442 H/Tahun 2021,” sebagaimana kutipan poin a dalam edaran tersebut.

Baca juga: Ini Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga, Catat 8 Golongan yang Berhak Menerimanya

Kemendagri dalam pernyataannya hari Rabu mengungkapkan Surat Edaran dikeluarkan setelah mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19 khususnya pada perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H/Tahun 2020 yang lalu serta pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Oleh karena menurut Kemendagri kepala daerah perlu melakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama Bulan Ramadhan, dan menjelang perayaan, saat, maupun pasca Hari Raya Idul Fitri.

“Menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah, dilarang melakukan open house/Halal bi Halal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021,” seperti tercantum pada poin b dalam edaran tersebut.

Baca juga: Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Copot Seorang Lurah Karena Pungli, Sejumlah Warga Malah Menolak

Dengan terbitnya Surat Edaran itu, maka Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait hal serupa, yang dikeluarkan pada 3 Mei 2021 dengan Nomor 450/2769/SJ dan Surat Edaran Nomor 800/2784/SJ pada tanggal 4 Mei 2021, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Editor: Suharno
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved