Sate Ayam Beracun

Beda Omongan dengan Ketua RT, Aiptu Tomi Bantah Nikahi Siri Nani: Hanya Sebatas Pelanggan Salon

Berbeda dengan keterangan Ketua RT, Aiptu Tomi bantah telah menikah siri dengan Nani Aprilliani Nurjaman alias NA, tersangka pengirim sate beracun.

Editor: Elga H Putra
(kolase Instagram)
Berbeda dengan keterangan Ketua RT, Aiptu Tomi bantah telah menikah siri dengan Nani Aprilliani Nurjaman alias NA, tersangka pengirim sate beracun. 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Berbeda dengan keterangan Ketua RT, Aiptu Tomi bantah telah menikah siri dengan Nani Aprilliani Nurjaman alias NA, tersangka pengirim sate beracun.

Penyidik di Satreskrim Polresta Yogyakarta itu mengaku tak memiliki hubungan khusus dengan NA.

Hal tersebut disampaikan Aiptu Tomi kepada Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Ngadi.

Kepada Ngadi, Aiptu Tomi mengaku hubungannya dengan Nani hanya sebatas pelanggan salon.

"Hubungannya sebatas itu sebagai pelanggannya, seperti itu. Tapi nanti kita pastikan lagi untuk detailnya," kata Ngadi di Mapolres Bantul pada Rabu (5/5/2021).

Ngadi mengatakan pengakuan Tomi tersebut baru sebatas lisan.

Baca juga: Aiptu Tomi Buka Suara Terkait Hubungannya dengan Pengirim Sate Beracun Nani Apriliani Nurjaman

Pihak kepolisian memang belum memanggil Aiptu Tomi secara resmi untuk dimintai keterangan dalam kasus sate beracun.

Pasalnya, Aiptu Tomi adalah orang yang jadi target sasaran dari sate beracun yang dikirimkan oleh NA.

Sebab, dari pengakuan NA, tersangka dendam dengan Aiptu Tomi yang telah menikah dengan wanita lain.

Adapun sate beracun itu tak sampai di tangan Aiptu Tomi sebab dia menolak paketan makanan tersebut karena tak mengenal pengirimnya.

Baca juga: Aiptu Tomi Buka Suara Terkait Hubungannya dengan Pengirim Sate Beracun Nani Apriliani Nurjaman

Baca juga: TERKUAK Masa Lalu Nani Pengirim Sate Beracun, 7 Tahun Lalu Pamit Kerja ke Bantul, Kini Berujung Bui

Baca juga: Nani Cuma Pakai Daster di Penjara, Penampilan Pengirim Sate Ayam Beracun Dapat Sorotan Polisi

Diketahui, NA menggunakan identitas palsu saat mengirimkan paket sat tersebut melalui jasa driver ojek online bernama Bandiman.

Sate beracun tersebut kemudian salah sasaran dan menewaskan anak Bandiman yang masih berusia 10 tahun bernama Naba Fais Prasetya.

Ngadi mengatakan, selain Aiptu Tomi, bukan tak mungkin pihaknya akan meminta keterangan kepada istri sah Tomi untuk menelusuri adanya dugaan nikah siri.

"Kalau informasi nikah siri akan kita dalami betul tidaknya informasi dari masyarakat seperti itu," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved