Breaking News:

Sidang Rizieq Shihab

Ketum 212 dan Penjaga Pondok Pesantren jadi Saksi Sidang Kasus Kerumunan Rizieq Shihab

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab bakal menghadirkan saksi fakta dan ahli dalam sidang lanjutan perkara kerumunan warga di Petamburan dan Megamendung.

Penulis: Bima Putra | Editor: Wahyu Septiana
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Rizieq Shihab saat dihadirkan di sidang perkara dugaan tindak pidana karantina kesehatan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (3/5/2021). Tim kuasa hukum Rizieq Shihab bakal menghadirkan saksi fakta dan ahli dalam sidang lanjutan perkara kerumunan warga di Petamburan dan Megamendung. 

Dalam kasus kerumunan warga di Petamburan Rizieq didakwa menghasut warga datang pada kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putri keempatnya sehingga menimbulkan kerumunan.

Di kasus Megamendung Rizieq didakwa melanggar protokol kesehatan akibat kerumunan warga yang melakukan penyambutan saat dia datang ke Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah.

Rizieq Shihab Minta Penangguhan Penahanan

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab mengajukan penangguhan penahanan klien mereka yang jadi terdakwa dalam kasus dugaan tindak pidana karantina kesehatan.

Permohonan penangguhan penahanan disampaikan anggota tim kuasa hukum Rizieq, Aziz Yanuar kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam sidang pada Kamis (5/5/2021).

"Mohon izin, di pertengahan ini kami ada mengajukan permohonan Majelis, penangguhan penahanan atas terdakwa," kata Aziz di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/5/2021).

Dia merinci permohonan penangguhan penahanan tersebut untuk tujuh klien mereka.

Pertama Rizieq Shihab yang jadi terdakwa dan ditahan dalam tiga perkara dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait hasil sidang putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (6/4/2021).
Anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Aziz Yanuar saat memberi keterangan terkait hasil sidang putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa (6/4/2021). (TribunJakarta.com/Bima Putra)

Yakni kerumunan warga di Petamburan, Jakarta Pusat, kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Bogor, dan tes swab di RS UMMI Bogor.

Permohonan penangguhan penahanan juga untuk Muhammad Hanif Alatas, terdakwa dalam kasus tes swab di RS UMMI Bogor yang diduga ditutupi dari pihak Satgas Covid-19 Kota Bogor.

Baca juga: Larangan Mudik Diterapkan Besok, Wagub DKI Minta Anak Buahnya Tak Sembarangan Terbitkan SIKM

Baca juga: Berlaku Mulai Besok, Yuk Simak Rincian Aturan Larangan Mudik Lebaran 2021

Baca juga: Kabar Baik, Anak Usaha Angkasa Pura II Buka Lowongan Kerja, Lulusan SMA Hingga S1 Bisa Kirim Lamaran

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved