Breaking News:

Menengok Jeroan Ruang Bawah Tanah Tempat Bercinta di Lokalisasi Gang Royal, Kamar Seukuran Kuburan

Seperti apa jeroan ruang bawah tanah lokalisasi Gang Royal pinggir rel di Penjaringan? Ini penelusuran TribunJakarta.com.

Penulis: Gerald Leonardo Agustino | Editor: Y Gustaman
TribunJakarta/Gerald Leonardo Agustino
Kasur-kasur yang dibongkar petugas dari lokalisasi Gang Royal yang masih nekat beroperasi saat Ramadan, Rabu (5/5/2021). Setelah dibongkar, terungkap jeroan ruang bawah tanah tempat bercinta PSK dan pelanggannya di lokalisasi Gang Royal dan penampakan kamar seukuran kuburan. 

Adapun berdasarkan pengamatan TribunJakarta.com, salah satu jenis barang yang paling banyak ditemukan petugas dari setiap kafe ialah kasur busa.

Kasur-kasur itu disinyalir bekas dipakai para pekerja seks komersial (PSK) Gang Royal melayani nafsu pria hidung belang.

Hal itu terlihat dari bercak diduga sperma yang menodai sprei dari beberapa kasur.

Baca juga: Penampakan Ruangan Tempat Bercinta di Gang Royal, Seukuran Kuburan yang Berbalut Kegelapan

Salah satu kasur yang diangkut dibalut sprei motif bunga dengan warna dasar merah muda.

Warna dasar yang terang itu terlihat kontras dengan noda yang mengotorinya. Ada noda-noda berbentuk lingkaran yang tersebar di sprei motif bunga itu.

Petugas Satpol PP Jakarta Utara membongkar kafe prostitusi di Gang Royal, Penjaringan, Jakarta Utara, yang nekat buka saat bulan Ramadan, Rabu (5/5/2021).
Petugas Satpol PP Jakarta Utara membongkar kafe prostitusi di Gang Royal, Penjaringan, Jakarta Utara, yang nekat buka saat bulan Ramadan, Rabu (5/5/2021). (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Tak sedikit dari petugas yang mengangkut kasur tersebut juga menduga bercak itu tak lain adalah noda bekas bercinta.

"Ada, bercak-bercaknya tuh," celetuk salah seorang petugas sambil terkekeh.

Selain kasur, petugas gabungan juga mengangkut barang-barang lain dari dalam setiap kafe.

Kipas angin, wadah berisi minuman keras, kursi panjang, hingga pengeras suara tak luput dibongkar petugas.

Benda-benda khas lokalisasi lainnya yang didapati petugas ialah alat kontrasepsi.

Salah seorang anggota TNI yang ikut dalam pembongkaran Gang Royal mendapatkan dua bungkus kondom berceceran di salah satu kafe.

"Ini ada dua kondom ya. Satu masih terbungkus, satu udah terbuka, udah dipakai. Merek Sutra," kata petugas tersebut.

Wakil Camat Penjaringan Holi Susanto mengatakan, pembongkaran ini menindaklanjuti aduan masyarakat soal tempat hiburan malam yang meresahkan di Gang Royal.

Apalagi, aktivitas-aktivitas di lokasi itu masih gencar saat bulan suci Ramadan.

"Masyarakat melihat di Royal ini masih ada kegiatan di bulan suci Ramadan. Jadi kita bersama-sama Satpol PP untuk penertiban daerah ini," kata Holi usai penertiban, Rabu (5/5/2021) petang.

Dalam prosesnya, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI-Polri, hingga petugas PPSU membongkar sedikitnya 17 kafe di kawasan itu.

Meski demikian, tidak ada satupun pemilik maupun pekerja kafe yang diamankan dalam razia hari ini.

"Hari ini kita lakukan penertiban 17 kafe. Saat ini belum ada wanita malam yang diamankan," ucap Holi.

Barang-barang yang dibongkar dari kafe prostitusi Gang Royal kemudian dibawa ke gudang penyimpanan di kawasan Koja, Jakarta Utara.

Para pemilik bisa mengambil barang-barang mereka setelah membuat surat pernyataan dan mengikuti sidang tindak pidana ringan di pengadilan.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved