Breaking News:

Ramadan 2021

Pemerintah Larang Mudik Lokal Jabodetabek, Wali Kota Tangsel: Agak Sulit Cegah Masyarakat

Benyamin Davnie, canggung menanggapi pernyataan terbaru pemerintah pusat mengenai larangan mudik 2021 Jabodetabek atau di wilayah aglomerasi.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, Benyamin Davnie, canggung menanggapi pernyataan terbaru pemerintah pusat mengenai larangan mudik 2021 Jabodetabek atau di wilayah aglomerasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, TANGERANG SELATAN - Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie, canggung menanggapi pernyataan terbaru pemerintah pusat mengenai larangan mudik 2021 Jabodetabek atau di wilayah aglomerasi.

Tangsel masuń∑ dalam wilayah aglomerasi Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (Jabodetabek).

Pasalnya kebijakan pemerintah pusat berubah-ubah, dari yang sebelumnya mengizinkan mudik lokal, dan kini melarang.

Terlebih pernyataan pelarangan itu disampaikan pada sepekan sebelum lebaran.

Masyarakat Tangsel sudah kadung memiliki rencana dengan mobilisasi wilayah Jabodetabek. 

"Ya sekarang kondisinya sudah begini. Agak sulit untuk mencegah masyarakat untuk tidak mudik lokal," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Jumat (7/5/2021).

Baca juga: Terminal Pulo Gebang Tidak Batasi Jam Keberangkatan Penumpang Selama Larangan Mudik

Terlebih, mudik lokal umumnya menggunakan kendaraan pribadi yang sulit dideteksi tujuannya.

"Iya karena tahunya kan boleh di aglomerasi dan mereka menggunakan kendaraan pribadi," ujarnya.

Benyamin memahami mudik lokal bagian dari silaturahmi merayakan Idul Fitri.

Baca juga: Pemerintah Larang Segala Bentuk Mudik, Berikut Sanksi Jika Masih Nekat Melanggar

Namun di tengah situasi pandemi Covid-19, Benyamin meminta masyarakat agar menjaga kondisi kesehatan dan protokol kesehatan. 

Termasuk kegiatan halalbihalal, Benyamin juga melarang jika jumlahnya besar dan mengakibatkan kerumunan.

Baca juga: Viral Video Penyekatan Mudik di Perbatasan Bekasi - Bogor Kerahkan Tank, Begini Penjelasan TNI

"Ya memang buka bersama takbir keliling, kemudian juga pawai obor, halalbihalal itu kan memang sudah diimbau oleh kita lewat surat edaran bersama wali kota dengan MUI itu sudah tidak diperkenankan lagi," ujarnya.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved